Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) pada siswa kelas VIII MTs. Rihlatut Tullab Taddan Camplong Sampang pokok bahasan teorema phytagoras

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Musri'ah, Musri'ah (2011) Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) pada siswa kelas VIII MTs. Rihlatut Tullab Taddan Camplong Sampang pokok bahasan teorema phytagoras. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Musri'ah_D34206016.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep dalam mata pelajaran matematika merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi basil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu diperlukan suatu tindakan yang memperbaiki proses pembelajaran. Salah satu pembelajaran inovatif yaitu model pembelajaran berbasis masalah. Tujuan dari penelitian adalah : (1) Mendeskripsikan aktivitas guru dengan menerapkan Model pembelajaran berbasis masalah pada siswadan mendeskripsikan aktivitas siswa kelas VIII MTs Rihlatut Thulalab Taddan Camplong Sampang pokok bahasan teorema phytagoras, (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII MTs Rihlatut Thullab Taddan Camplong Sampang setelah diterapkan Model pembelajaran berbasis masalah pada pokok bahasan teorema Pythagoras, (3) Untuk mengetahui respon siswa kelas VIII MTs Rihlatut Thullab Taddan Camplong Sampang setelah diterapkan Model pembelajaran berbasis masalah pada pokok bahasan teorema Pythagoras. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian terapan. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan ob ervasi, past-tes dan angket. populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas VIII MTs Rihlatut Thullab Taddan Camplong Sampang. Analisis data pada penelitian ini ada dua bentuk: (1) Analisis kuantitatif dan (2) Analisis kualitatif. Simpulan dari penelitian ini adalah : (1) Berdasarkan analisis aktivitas guru selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat diketahui bahwa pada pertemuan pertama aktivitas guru yang sering dilakukan adalah memberikan penguatan dan motivasi kepada siswa, namun pada pertemuan kedua aktivitas itu jarang dilakukan. (2) Berdasarkan analisis aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa pada pertemuan pertama ialah menyelesaikan masalah/ menemukan cara dan jawaban masalah sering dilakukan, namun pada pertemuan kedua aktivitas itu jarang dilakukan. (3) Berdasarkan hasil post-tes yang dianalisis dengan menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal {KKM) untuk mengetahui hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa prosentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal dapat di nyatakan tuntas, karena lebih besar dari 80% , yaiu 86,67%. sedangkan prosentase siswa yang tidak tuntas adalah 13,33%. (4) Berdasarkan hasil data angket siswa menunjukkan bahwa respon siswa dikatakan positif.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Musri'ah, Musri'ahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pembelajaran
Pendidikan > Pendidikan Materi
Uncontrolled Keywords: Model pembelajaran; problem based learning; Matematika; teorema phytagoras
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 06 Apr 2018 08:28
Last Modified: 06 Apr 2018 08:28
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/24057

Actions (login required)

View Item View Item