AL MUHSINAT AL LAFDHIYAH FI MAQAMAH AL DU’A LADA ZAMAKHSYARI

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fitriyani, Ana (2015) AL MUHSINAT AL LAFDHIYAH FI MAQAMAH AL DU’A LADA ZAMAKHSYARI. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (614kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (553kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (555kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (553kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (429kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (517kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (411kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (188kB) | Preview

Abstract

Ilmu badi’ adalah ilmu yang mempelajari keindahan suatu kalimat baik dari segi makna atau lafadhnya. Sedangkan objek kajian ilmu badi’ adalah upaya untuk memperindah bahasa dari susunan lafadz (muhassinat lafdhiyah) maupun makna (muhassinat ma’nawiyah).
Berdasarkan hal itu, pada kajian kali ini, penulis menggunakan salah satu dari objek kajian ilmu badi’ yaitu melihat dari segi keindahan lafad suatu kalimat sebagai pendekatan dalam membahas “al muhassinat al lafdhiyah fi maqamat do’a lizamakhsyari”. Dalam kesempatan ini penulis membahas mengenai :
1. Bagaimana kedudukan Zamakhsyari dalam prosa arab?
2. Apa macam-macam muhassinat lafdhiyah pada maqamat do’a milik Zamakhsyari?
Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu metode penelitian yang tidak menggunakan angka tetapi dengan mengumpulkan data-data dari sumber, tanpa menggunakan angka-angka penjumlahan.
Zamakhsyari adalah salah seorang imam dalam bidang ilmu bahasa, ma’ani, dan bayan. Beliau juga merupakan ulama yang genius dan sangat ahli dalam bidang ilmu nahwu, bahasa, sastra dan tafsir. Pendapat-pendapatnya tentang ilmu bahasa arab diakui dan dipedomani oleh para ahli bahasa karena kecermatannya.
Dapat disimpulkan bahwa di dalam maqamat do’a tersebut terdapat tujuh belas jinas, sepuluh saja’ dan dua iqtibas. Jinas yaitu dua lafaz (kata) yang sama ucapannya tetapi berbeda maknanya. Saja’ yaitu kesamaan huruf akhir pada dua susunan kalimat atau lebih sehingga membentuk bunyi dan nada huruf yang indah dan berirama. Iqtibas yaitu pengutipan ayat al-qur’an atau hadis nabi, baik dalam kalimat yang berbentuk prosa atau syair tanpa memberi petunjuk bahwa itu adalah al-qur’an atau hadis

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Haris Shofiyudin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fitriyani, AnaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Sastra Arab
Kesusastraan > Sastra Islam
Bahasa Arab
Uncontrolled Keywords: Lafadh; Lafadz; Maqamat; Doa; Zamakhsyari; Badi; Kalimat; Bahasa; Prosa; Sastra
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 22 Oct 2015 02:16
Last Modified: 22 Oct 2015 02:16
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2393

Actions (login required)

View Item View Item