Refleksi diri dalam perspektif agama Budha dan Islam: studi komparasi jalan mulia berunsur delapan dalam agama Budha dan muhasabah agama Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Akbar, Dhani Fithriansyah (2012) Refleksi diri dalam perspektif agama Budha dan Islam: studi komparasi jalan mulia berunsur delapan dalam agama Budha dan muhasabah agama Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Dhani Fithriansyah Akbar_E32208027.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah penelitian kepustakaan tentang bagaimana refleksi diri dalam Agama Budha dan Islam, lebih detailnya skripsi ini membahas tentang Jalan Mulia Berunsur Delapan (Eightfold Path) dalam Agama Budha dan MulJisabah dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persamaan dan perbedaan (komparasi) konsep refleksi diri dalam kedua agama tersebut. Skripsi ini menggunakan model penelitian library research (penelitian kepustakaan). Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan cara membaca buku-buku yang berkaitan dengan refleksi diri dalam Agama Budha dan Islam, kemudian dipilah sesuai kebutuhan. Setelah dipilah sesuai kebutuhan penulisan, dilakukan verifikasi data yang diperoleh menggunakan metode informatif deskriptif, yaitu memberikan keterangan sesuai dengan data yang diperoleh, dan dilanjutkan mengkomparasikan data-data yang telah diperoleh. Agama Budha sering dikatakan bukan merupakan agama, tetapi filsafat. Hal ini didasarkan pada ajaran-ajaran Agama Budha yang cenderung berbicara tata etika moral manusia, clan nyaris tidak membicarakan hal-hal yang transendental (ketuhanan/teologis). Bahkan dalam ajaran utamanya, Empat Kesunyataan Mulia ( The Four Noble Truth), hanya berisikan hal-hal yang mengatur bagaimana menjadi seorang manusia paripurna. Agama Islam tidak hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan saja, tetapi juga mengajarkan bagaimana hubungan dengan manusia. Salah satu pokok utama ajaran Islam Akhlak (tata etika moral - hubungan sesama manusia), disamping Akidah (keimanan) dan Syari'ah (peribadatan). Jalan Mulia Berunsur Delapan Agama Budha, merupakan tata etika moral kebaikan guna menjadi manusia paripuma, yang terdiri dari: Pengertian Benar, Pikiran Benar, Ucapan Benar, Perbuatan Benar, Penghidupan Benar, Usaha Benar, Kesadaran Benar, dan Konsentrasi Benar juga diajarkan dalam Islam melalui al Quran clan sunnah rasul. Meski memiliki persamaan antara Agama Budha dan Islam, adanya perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Dalam hal ini yang menjadi perbedaan adalah profil dan latar belakang dari pembawa ajaran (Sidharta Gautama dan Muhammad saw.).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Akbar, Dhani Fithriansyah--UNSPECIFIED
Subjects: Agama dan Ilmu Pengetahuan
Uncontrolled Keywords: Jalan mulia berunsur delapan; agama Budha; muhasabah; agama Islam; akhlak
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 22 Mar 2018 02:43
Last Modified: 22 Mar 2018 02:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/23901

Actions (login required)

View Item View Item