Analisis hukum Islam terhadap hak ahli waris atas royalti Hak Cipta lagu sebagai harta waris dalam Undang-undang No. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kholishoh, Siti (2010) Analisis hukum Islam terhadap hak ahli waris atas royalti Hak Cipta lagu sebagai harta waris dalam Undang-undang No. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Siti Kholishoh_C01303067.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menjawab permasalahan, bagaimana ketentuan UU No. 19 Tahun 2002 mengenai hak ahli waris atas royalti hak cipta lagu dan bagaimana analisis hukum Islam terhadap ketentuan Undang-undang mengenai hak ahli waris atas royalti hak cipta lagu sebagai harta waris. Berkenaan dengan itu, maka penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan pola berpikir deduktif yang operasionalnya dimulai dari pemaparan tentang konsep kewarisan dan kepemilikan menurut hukum Islam, kemudian dikemukakan data tentang hak atas kekayaan intelektual serta hak cipta lagu dalam Undang-undang No. 19 Tahun 2002. Selanjutnya dengan konsep waris menurut Islam digunakan tmtuk menganalisis royalti atas hak cipta lagu sebagai harta waris menurut Undang-tmdang No. 19 Tahun 2002. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa hak cipta merupakan hak yang bersifat khusus yang diberikan tmdang-tmdang kepada pencipta dan merupakan benda bergerak. Sebagai harta bergerak, hak cipta dapat diperalihkan kepada orang lain, baik seluruhnya maupun sebagian. Hal ini sesuai dengan pasal 3 dan 4 Undang­ undang No. 19 Tahun 2002. Dalam pasal 3 disebutkan bahwa hak cipta dapat beralih atau dialihkan, baik seluruhnya maupun sebagian karena pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis atau sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang­ undangan. Menurut hukum Islam royalti yang didapatkan dari penggunaan hak cipta oleh orang lain ini dapat diwarisi oleh ahli waris pemilik hak cipta tersebut karena termasuk at-tirkah atau harta peninggalan pewaris. Adapun saran yang dapat penulis berikan yaitu perlu diadakannya sosialisasi tentang pentingnya hak cipta atas Iagu dengan mendaftarkan hasil karya cipta I lagu ciptaan dari pencipta lagu untuk mendapatkan pengakuan dan perlindungan hukum, sehingga jika lagunya digtmakan oleh pihak lain maka pemilik hak cipta akan mendapatkan royalti, juga bagi masyarakat umum. yang mempunyai karya sendiri, yang masih belum didaftarkan maka diharapkan untuk segera didaftarkan untuk menghidari terjadinya sengketa dikemudian hari.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kholishoh, Siti--UNSPECIFIED
Subjects: Ahli Waris
Hak Cipta
Uncontrolled Keywords: Ahli waris; royalti; Hak Cipta lagu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Mar 2018 08:01
Last Modified: 16 Mar 2018 08:01
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/23873

Actions (login required)

View Item View Item