Pandanan tokoh agama Islam terhadap jual beli padi sebelum panen di Desa Ploso Kecamatan Perak Kabupaten Jombang: studi Ushul Fikih

Fauziyah, Eni (2010) Pandanan tokoh agama Islam terhadap jual beli padi sebelum panen di Desa Ploso Kecamatan Perak Kabupaten Jombang: studi Ushul Fikih. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Eni Fauziyah_C02205115.pdf

Download (610kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang berusaha mendeskripsikan tentang “pandangan tokoh agama Islam tentang jual beli padi sebelum panen di desa Ploso kecamatan Perak kabupaten Jombang” judul ini untuk menjawab rumusan masalah : Bagaimana tata cara jual beli padi sebelum panen di desa Ploso kecamatan Perak kabupaten Jombang, bagaimana pandangan tokoh agama Islam terhadap jual beli padi sebelum panen di desa Ploso kecamatan Perak kabupaten Jombang, bagaimana analisis ushul fikih terhadap metode istinbath jual beli padi sebelum panen di desa ploso kecamatan Perak kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan populasi dan sampel. Data penelitian di himpun melalui observasi, interview dan dokumentasi, metode yang digunakan adalah deskriptif analisis untuk mengetahui gambaran jual beli padi sebelum panen, kemudian di analisis menggunakan pola pikir deduktif. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa dalam praktek jual beli padi sebelum panen adalah padi yang belum bercahaya dan belum layak di panen yang masih ada di sawah, yang mana jual beli padi sebelum panen didapatkan adanya indikasi yang meragukan, bila di tinjau dalam hukum islam, baik dari segi akad, takaranya yang mengandung unsur kesamaran karena barangnya belum nyata baiknya, menurut para toko agama Islam desa Ploso ada yang menyatakan tidak bole karena ditakutkan adanya unsur ghoror, dan ada juga yang menyatakan boleh karena jual beli padi tersebut sudah menjadi kebutuhan atau maslahah bagi masyarakat desa Ploso dan jual beli ini telah menjadi ‘urf / adat di tengah-tengah masyrakat desa Ploso. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jual beli padi sebelum panen diperbolehkan, karena telah menjadi ‘urf dan maslahah di tengah-tengah masyarakat desa Ploso. Berdasarkan kesimpulan di atas maka penulis merasa penelitian ini masih terdapat kekurangan karena adanya keterbatasan peneliti. Oleh karena itu diperlukan pengkajian lebih lanjut oleh peneliti lain mengenai faktor-faktor yang belum terungkap dalam skripsi ini. Diharapkan pada masyarakat desa Ploso yang melakukan jual beli padi sebelum panen untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang cara-cara jual beli yang sesuai dengan hukum Islam.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hasyim, Muh. Fathoni
Uncontrolled Keywords: Tokoh agama Islam; jual beli padi
Subjects: Fikih
Jual Beli
Ulama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Mar 2018 09:11
Last Modified: 02 Apr 2018 08:41
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/23778

Actions (login required)

View Item View Item