Tinjauan hukum pidana Islam terhadap direktori Putusan Nomor.275/pid.sus/2015/pn.jmb tentang penyebaran Pornografi anak di bawah umur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Bayani, Muhammad Tamyiz (2018) Tinjauan hukum pidana Islam terhadap direktori Putusan Nomor.275/pid.sus/2015/pn.jmb tentang penyebaran Pornografi anak di bawah umur. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Tamyiz Bayani_C73213093.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil dari penelitian kepustakaan untuk menjawab dua pertanyaan, yaitu bagaimana pertimbangan hukum hakim terhadap penyebaran pornografi anak di bawah umur dalam direktori putusan Nomor. 275/Pid.Sus/2015/PN.Jmb dan bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terdahap penyebaran pornografi anak di bawah umur dalam putusan Nomor. 275/pid.Sus/2015/PN.Jmb. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka penulis mengkaji dan meneliti untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan penelitian kepustakaan (Library Research) menggunakan metode dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap putusan Pengadilan Negeri Jambi. Sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian menggunakan teknik deskriptif, yaitu menggambarkan atau menjelaskan kronologi kasus yang telah terjadi, serta menggunakan teknik deduktif yaitu mendeskripsikan dalil-dalil dan data-data yang bersifat umum terlebih dahulu untuk dihubungkan dalam bagian-bagian yang bersifat khusus. Dalam putusan Nomor. 275/Pid.Sus/2015/PN.Jmb sebagai objek penelitian yang dilakukan oleh penulis, dapat diketahui Muhammad Firdaus bin Kasim (terdakwa) mengenal Khairani Putri (korban) melalui facebook, hingga keduanya menjalin hubungan asmara di facebook, kemudian Muhammad Firdaus beberapa kali meminta foto telanjang Khairani Putri sebagai bukti dari keseriusan hubungannya, lalu karena permintaan Muhammad Firdaus yang terakhir tidak dipenuhi, Muhammad Firdaus menyebarkan foto telanjang Khairani Putri melalui facebook kepada teman-teman Khairani Putri. Majelis Hakim menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Muhammad Firdaus berupa hukuman penjara 1 tahun 6 bulan, dan dengan denda sebanyak Rp. 250.000.000 berdasarkan pasal 29 jo pasal 4 ayat 1 UU No. 44 tahun 2008 tentang pornografi. Dalam hukum Islam pornografi merupakan hal yang dapat mengundang nafsu birahi dan dapat mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan zina, segala sesuatu perbuatan yang mendekati zina maka hukumnya haram untuk dilakukan. Sanksi terhadap pelaku penyebaran pornografi anak di bawah umur berupa hukuman takzir, yang mana bentuk dan ukuran dari hukukmannya diserahkan kepada ulil amri , karena belum ada ketentuan yang jelas dalam Al-Qur’an dan Hadis tentang pornografi tersebut. Hakim dengan kesimpulan diatas, berdasarkan pasal 37 dalam UU yang sama, seharusnya Hakim memberi tambahan hukuman sepertiga dari maksimal ancaman hukuman 12 tahun yang ditentukan dalam pasal 29 tersebut yakni 4 tahun, mengingat korban merupakan anak di bawah umur, maka dalam menjatuhkan hukuman kepada terdakwa, sebaiknya Hakim harus mempertimbangkan dari segala aspek yang terkait dari sebuah kasus, serta untuk lebih mengedepankan pada kemaslahatan dan nilai-nilai keadilan. Sehingga hukuman yang dijatuhkan Hakim benar-benar memberi efek jera, dan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak yang terkait dalam sebuah kasus.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Bayani, Muhammad Tamyiztamyizalbayan@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Hukum > Hukum Pidana Islam
Pornografi
Uncontrolled Keywords: Hukum pidana Islam; Pornografi; anak di bawah umur
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Bayani Muhammad Tamyiz
Date Deposited: 19 Feb 2018 03:08
Last Modified: 19 Feb 2018 03:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/23410

Actions (login required)

View Item View Item