Islam dan budaya lokal: Studi tentang Upacara Panggih bagi masyarakat Islam di Genteng Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rachmah, Savyra Saniya (2018) Islam dan budaya lokal: Studi tentang Upacara Panggih bagi masyarakat Islam di Genteng Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Savyra Saniya Rachmah_E02213040.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Bagi orang Jawa adat dan budaya, pernikahan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia dalam kehidupan, yang dilaksanakan secara terhormat dan mengandung unsur sakral di dalamnya. Upacara tersebut biasanya diselenggarakan secara khusus dan disertai penuh kenikmatan. Masyarakat Jawa juga menggunakan benda-benda maupun tingkah-laku yang mempunyai kaitan makna khusus yang tidak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Semuanya itu bertujuan untuk menyatakan agar kedua pengantin senantiasa selamat dan sejahtera dalam mengarungi kehidupan bersama, terhindar dari segala rintangan, gangguan, dan malapetaka. Untuk lebih fokusnya penelitian ini hanya berbicara mengenai prosesi pernikahan Upacara Panggih dan makna atau nilai-nilai bagi masyarkat Kec. Genteng. Penelitian ini menggunakan sumber data melalui wawancara secara langsung dari lapangan. Dari penelitian ini bisa memperluas ilmu tentang prosesi Upacara Panggih tersebut. Dan penelitian ini adalah salah satu pengalaman pribadi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rachmah, Savyra Saniyasavyra.sr@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Masyarakat Islam
Nikah
Uncontrolled Keywords: Pernikahan; Upacara Panggih; Masyarakat; Makna
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Studi Agama - Agama
Depositing User: Saniya R Savyra
Date Deposited: 19 Feb 2018 04:28
Last Modified: 19 Feb 2018 04:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22947

Actions (login required)

View Item View Item