Penerapan metode Wafa dalam meningkatkan keberhasilan pada Program Tahfidzul Qur’an siswa kelas 6 Di SDIT Nurul Fikri Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nurrahma, Qurrota A'yun Via (2018) Penerapan metode Wafa dalam meningkatkan keberhasilan pada Program Tahfidzul Qur’an siswa kelas 6 Di SDIT Nurul Fikri Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Qurrota A'yun VN_D912114117.pdf

Download (3MB)

Abstract

Metode Wafa merupakan metode pembelajaran Al-Qur’an dengan memaksimalkan fungsi otak kanan, ciri khas metode ini adalah membaca AlQur’an dengan alunan nada hijaz, pembelajaran dengan persamaan bunyi (al aswat) dan pengelompokan suku kata (glendomen), dan program tahfidzul qur’an dengan gerakan sesuai dengan terjemah ayat. SDIT nurul fikri merupakan salah satu sekolah dasar yang unggul dalam bidang tahfidzul Qur’an. Metode Wafa baru diterapkan dalam waktu memasuki 3 tahun karena sebelumnya menerapkan metode Ummi. Masalah yang dirumuskan peneliti terhadap penelitan ini adalah(1) Bagaimanakah penerapan metode Wafa pada program Tahfiduzul Qur’an siswa kelas 6 di SDIT Nurul Fikri Sidoarjo; (2) bagaimanakah keberhasilan penerapan metode Wafa pada program Tahfiduzul Qur’an siswa kelas 6 di SDIT Nurul Fikri Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan human as instrument dengan langkah-langkah mendeskripsikan, menghubungkan, membandingkan dan memberi makna data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode Wafa pada program tahfidzul Qur’an siswa kelas 6 di SDIT Nurul Fikri Sidoarjo dilakukan secara fleksibel, pembelajaran tahfidz boleh dilakukan tanpa gerakan karena masih dalam masa peralihan dari metode sebelumnya yaitu Ummi; (2) penerapan metode Wafa pada program tahfidzul Qur’an kelas 6 di SDIT Nurul Fikri dapat dinyatakan berhasil karena lebih dari setengah jumlah keseluruhan siswa sudah dapat menyelesaikan hafalan pada target juz 30 dan 29 bahkan ada 7 siswa dengan capaian hafalan lebih dari target. Saran yang diberikan peneliti adalah semua ilmu merupakan milik Allah, guru sebagai perantara tersampaikannya ilmu kepada peserta didik harus selalu bersikap positif dan berhusnudzon terhadap kemampuan peserta didik.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nurrahma, Qurrota A'yun Viaqurrota_via@yahoo.co.idUNSPECIFIED
Subjects: Metode Pembelajaran
Uncontrolled Keywords: Metode Wafa; Tahfidzul Qur’an; SDIT Nurul Fikri Sidoarjo
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nurrahma Qurrota A'yun Via
Date Deposited: 14 Feb 2018 04:34
Last Modified: 14 Feb 2018 04:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22854

Actions (login required)

View Item View Item