Lingkungan kerja di Lembaga Amil Zakat Dompet Amanah Umat (LAZDAU) Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Safa'ati, Yuyun Ike (2018) Lingkungan kerja di Lembaga Amil Zakat Dompet Amanah Umat (LAZDAU) Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Yuyun Ike Safa'ati_B04213030.pdf

Download (5MB)

Abstract

Lingkungan kerja merupakan suatu alat ukur yang akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan jika lingkungan kerja yang ada di perusahaan itu baik. Lingkungan kerja yang menyenangkan bagi karyawan dapat memberikan dampak terhadap ikatan hubungan yang harmonis dengan atasan, rekan kerja, maupun bawahan. Di samping itu, didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, sehingga ditempat bekerja akan membawa dampak yang positif bagi karyawan dan membuat kinerja karyawan meningkat. Hal ini menjadi ketertarikan peneliti untuk meneliti bagaimana kondisi lingkungan di Lembaga Amil Zakat Dompet Amanah Umat (LAZDAU) Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif Descriptive, yaitu menganalisa dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi dan wawancara. Dalam teknik validitas, peneliti menggunakan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Pada teknik analisis data, peneliti menggunakan reduksi data yaitu adanya coding dan kategorisasi, kemudian penarikan kesimpulan dari data yang telah dianalisa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan kerja di Lembaga Amil Zakat Dompet Amanah Umat (LAZDAU) Sidoarjo secara fisik meliputi tujuh faktor meliputi : Cahaya atau penerangan, pertukaran udara, pewarnaan, kebisingan, kebersihan, musik ditempat kerja, dan keamanan kerja. Dari ketujuh faktor lingungan kerja fisik tersebut yang kurang dominan atau yang harus dikoreksi dan diperbaiki kondisinya yaitu mengenai kebersihan, karena diarea lingkungan LAZDAU tidak ada office boy, maka kesadaran diri dari masing-masing karyawan yang harus ditingkatkan. Sedangkan yang paling dominan atau yang sudah cukup baik kondisinya yaitu mengenai keamanan kerja. LAZDAU mengupayakan untuk mengantisipasi adanya kehilangan ataupun kejadian yang merugikan lembaga dengan memasang beberapa CCTV di titik-titik tertentu seperti parkiran, ruangan CS, lorong ruangan sosial dan lantai dua. Selanjutnya, kondisi lingkungan LAZDAU secara non fisik meliputi sepuluh faktor yaitu : stuktur kerja, loyalitas pegawai, kelancaran komunikasi,hubungan pegawai,kepuasan pegawi,waktu jumlah jam kerja, waktu istirahat kerja,kebosanan kerja,pekerjaan yang monoton dan keletihan dalam bekerja. dari kesepuluh faktor lingkungan kerja non fisik yang paling dominan yaitu mengenai hubungan pegawai, karena kondisi lingkungan di LAZDAU mengenai hubungan pegawai yaitu bersifat kekeluargaan. sedangkan yang kurang dominan yaitu mengenai stukutur kerja karena beberapa karyawan mengaku jika penambahan dan pengerjaan tugas diluar jobdisk mengakibatkan karyawan kurang optimal dalam penuntasan tugas. Oleh sebab itu, atasan perlu mempertegas kembali mengenai struktur dalam bekerja.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Safa'ati, Yuyun Ikeyuyunike02@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Budaya Organisasi
Manajemen
Uncontrolled Keywords: Lingkungan Kerja; lingkungan kerja fisik; lingkungan kerja Non Fisik; LAZDAU; Sidoarjo.
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Safa'ati Yuyun Ike
Date Deposited: 13 Feb 2018 05:09
Last Modified: 13 Feb 2018 05:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22808

Actions (login required)

View Item View Item