PANDANGAN ULAMA NU KABUPATEN LAMONGAN DALAM PERSPEKTIF MAQASID AL-SHARI’AH TERHADAP PENGGUNAAN INTRA UTERINE DEVICE(IUD) DALAM KELUARGA BERENCANA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mahbubah, Lathifatul (2015) PANDANGAN ULAMA NU KABUPATEN LAMONGAN DALAM PERSPEKTIF MAQASID AL-SHARI’AH TERHADAP PENGGUNAAN INTRA UTERINE DEVICE(IUD) DALAM KELUARGA BERENCANA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (384kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (244kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (224kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Pandangan Ulama NU Kabupaten Lamongan Dalam Perspektif Maqas{id Al-Shari’ah Terhadap Penggunaan Intra Uterine Device (IUD) Dalam Keluarga Berencana” ini merupakan hasil penelitian lapangan untuk menjawab pertanyaan : Bagaimana deskripsi tentang penggunaan Intra Uterine Device (IUD) secara medis? Bagaimana pandangan ulama NU Kabupaten Lamongan dalam perspektif maqas}id al-shari’ah terhadap penggunaan Intra Uterine Device (IUD) dalam Keluarga Berencana?
Untuk menjawab permasalahan diatas maka data penelitian diperoleh lewat wawancara dengan Ulama’ NU Kabupaten Lamongan. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya menganalisis data yang bersifat kualitatif, dengan teknik deskriptif, dengan menggunakan pola pikir deduktif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Intra Uterine Device (IUD) adalah alat kontrasepsi yang digunakan oleh seorang wanita dengan menggunakan alat yang dimasukkan ke dalam rahimnya. Adapun modelnya terdapat berbagai bentuk diantaranya, ada yang seperti spiral, sayap, huruf “T” dan lain-lain. Ukurannya cukup kecil. Pemasangannya yaitu dengan cara memasukkannya ke dalam leher rahim melalui jalan lahir atau alat kelamin. Pandangan Ulama’ Kabupaten Lamongan menyatakan bahwa bila IUD mengakibatkan kemandulan permanen maka IUD tidak boleh dipergunakan dalam program KB.
Berdasarkan simpulan di atas, maka penulis menyarankan hendaknya bagi masyarakat khususnya para kaum wanita yang sudah berpasangan hendaknya berpikir beberapa kali untuk menggunakan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) jika tidak benar-benar mendesak, karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri yang diakibatkan efek samping dari alat itu. Sementara bagi Ulama’ NU sudah semestinya memberi arahan dan bimbingan kepada kaum hawa untuk selalu menggunakan alat yang jauh lebih aman dari pada Intra Uterine Device (IUD) dengan menimbang kemaslahatan dan manfaatnya sejalan dengan tujuan hukum Islam Maqasid Al-shari’ah yakni untuk kemaslahatan ummat manusia

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Abdul Kholiq Syafa'at
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mahbubah, LathifatulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam > Keluarga Berencana
Keywords: Ulama NU; Keluarga Berencana
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 17 Sep 2015 07:13
Last Modified: 17 Sep 2015 07:13
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2272

Actions (login required)

View Item View Item