Implementasi dan implikasi Key Performance Indicator (KPI) pada kinerja BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Arum, Widya Wahyuning (2018) Implementasi dan implikasi Key Performance Indicator (KPI) pada kinerja BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Widya Wahyuning Arum_G94214183.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan menjawab pertanyaan tentang bagaimana implementasi Key Performance Indcator (KPI) BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit, bagaimana monitoring evaluasi BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit dan bagaimana implikasi BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit. Metodelogi penelitan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan informan dalam penelitian ini yaitu karyawan BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit, selanjutnya dengan cara observasi atau pengamatan terhadap karyawan yang mengaplikasikan Key Performance Indicator (KPI) pada kinerja BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit dan dengan cara dokumentasi atau mengumpulkan berbagai data yang relevan dengan topik penelitian melalui kumpulan dokumen, jurnal, maupun laporan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Implementasi Key Performance Indicator (KPI) di BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit berupa ukuran financial dan non financial, KPI selalu ditindaklanjuti oleh pihak manajemen, semua staf memahami dan bertanggungjawab atas tindakannya serta implementasi KPI berpengaruh pada kinerja lainnya. Selanjutnya, monitoring dan evaluasi KPI di BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit dilaksanakan dua kali dalam setahun. Implikasi atau dampak penggunaan Key Performance Indicator (KPI) di BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit adalah untuk mengetahui tolak ukur kinerja karyawan/produktivitas kinerja karyawan dan perusahaan. Setelah dianalisis menurut teori David Parmenter implementasi KPI di BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit belum memenuhi karakteristik KPI, selanjutnya menurut teori Moeheriono bahwa KPI dimonitoring maksimal triwulan, sedangkan di BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit hanya dua kali dalam setahun dan implikasi KPI sudah baik, tetapi alangkah baiknya jika implikasi tersebut dilakukan adanya penambahan implikasi KPI, seperti yang dijelaskan di dalam teori dari Veithzal Rivai. Dari hasil penelitian di atas diharapkan KPI di BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit melengkapi karakteristik Key Performance Indicator (KPI) seperti yang ada pada teori David Parmenter, yaitu menambahkan ukuran frekuensi pelaporan (apakah harian atau 24 jam/7 hari/mingguan), agar pelaksanaan KPI lebih terintegrasi. Disarankan juga untuk memonitoring KPI maksimal triwulan, serta memperluas implikasi atau dampak penggunaan KPI agar lebih baik untuk kedepannya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Arum, Widya Wahyuningwidyaarum339@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Bank dan Perbankan Islam
Manajemen
Uncontrolled Keywords: Key Performance Indicator (KPI); kinerja organisasi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Arum Widya Wahyuning
Date Deposited: 08 Feb 2018 02:00
Last Modified: 08 Feb 2018 02:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22298

Actions (login required)

View Item View Item