Analisis resepsi remaja Islam Surabaya tentang meme Islam di media sosial

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mustajab, M. Latiful Hanan (2018) Analisis resepsi remaja Islam Surabaya tentang meme Islam di media sosial. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
M. Latiful Hanan Mustajab_F02715156.pdf

Download (6MB)

Abstract

Meme adalah produk media yang berisikan informasi dan ide dalam bentuk gambar, vidio, ataupun susunan kata yang menjadi populer karena tersebar begitu cepat dan mampu mendiami benak masyarakat melalui media sosial. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat surabaya adalah pengguna terbesar media sosial nomer dua setelah jakarta. Mengetahui Surabaya merupakan kota dengan jumlah penduduk terbanyak ke dua setelah Jakarta dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 3,1 juta jiwa di tahun 2017. Selain itu rata-rata masyarakat Surabaya mengakses internet melalui smartphone lebih dari lima jam per hari (APJII). Penelitian ini menggunakan Teori Encoding Stuart Hall, berangkat dari konsep Reseption Analisis dimaksudkan untuk mencari jawaban tentang bagaimana penerimaan meme Islam Oleh Remaja Surabaya Apakah menerima, menegosiasikan, atau bahkan menolak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi analisis dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam terhadap informan yang berkaitan langsung dengan remaja dan internet meme di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Sebagian besar Informan berada pada Posisi Dominan Hegemonik Yaitu disaat khalayak menangkap dan menyetujui kode, lambang-lambang, dan ide serta gagasan sesuai dengan apa yang Maksud dan tujuan Encoder pesan dalam konten meme dengan baik tanpa mempertanyakan lagi tujuan konten meme tersebut. hal itu karena remaja Islam Surabaya tertarik dengan bentuk sindiran yang ada di dalam konten tanpa menyakiti perasaan khalayak. 2) Adanya informan pada posisi Negosiasi Terangkum dalam beberapa Tahapan proses pengolahan informasi, yaitu: sensasi, persepsi, memori, dan berpikir. pemaknaan dengan tahapan-tahapan sesuai keyakinan dan kepercayaan tertentu. Seperti halnya remaja Islam Surabaya menerima meme kemudian mereka menyebarkannya lagi melalui media sosial dengan memodifikasi lagi konten meme Islam tersebut. 3) beberapa informan pada Opoisional dengan konten meme Islam tertentu. Di karenakan ajaran agama Islam adalah sesuatu yang sakral, menurut remaja Islam Surabaya tidak pantas jika sesuatu yang sakral dibuat sebagai bahan guyonan dan dicampur aduk dengan unsur politik di media sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mustajab, M. Latiful Hananlatifulhanan09@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah
Uncontrolled Keywords: Resepsi; Remaja Islam; Meme; Media Sosial
Divisions: Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Mustajab M.Latiful Hanan
Date Deposited: 06 Feb 2018 08:35
Last Modified: 06 Feb 2018 08:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22251

Actions (login required)

View Item View Item