Peranan kepemimpinan ketua NU dalam mewujudkan good governance: studi kasus di Desa Sumorame Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kholil, Achmad (2012) Peranan kepemimpinan ketua NU dalam mewujudkan good governance: studi kasus di Desa Sumorame Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Achmad Kholil_E04206015.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kegiatan manusia secara bersama-sama, selalu membutuhkan kepemimpinan, jadi harus ada pemimpin demi sukses dan efisiensi kerja. Keharusan membentuk pemimpin dimulai dari kesadaran manusia bahwa dalam sebuah komunitas pasti membutuhkan seorang panutan, teladan, pengarah, dan pengayom, demi menjaga tatanan sosial kebangsaan. Dengan demikian pemimpin diharapkan bisa menuntun atau membimbing kinerja bawahan atau pengikutnya kepada pemerintahan yang lebih baik atau dalam istilah populemya disebut good governance sehingga bisa tercipta hubungan sinergis antara pemerintah dengan warga yang berujung kepada partisipasi masyarakat terhadap pembangunan. NU (Nahdlatul Ulama) adalah sebuah organisasi masyarakat islam dengan jumlah massa terbesar di Indonesia, yang mempunyai struktur mulai dari pimpinan pusat hingga pimpinan rating di pedesaan juga tidak terlepas dengan kebutuhan fonnasi struktural untuk menjalankan perannya dengan optimal. Dan lazimnya sebuah organisasi maka peran seorang pemimpin menjadi sangat sentral karena merupakan ruh pergerakan dari sebuah organisasi itu sendiri. Sehingga setiap kebijakan-kebijakan yang diambil oleh seorang pemimpin harus sangat hati-hati dan bijaksana sehingga tercipta sebuah suasana yang kondusif yang semua itu dapat tercapai jika prinsipĀ­ prinsip good government yang mempunyai ciri ; adanya patisipasi masyarakat, tegaknya supremasi hukum, transparansi, daya tanggap, orientasi terhadap konsensus, keadilan, efektifitas dan efesiensi, visi strategis, serta akuntabilitas yang diimplementasikan dengan baik. Penelitian ini tennasuk dalam penelitian empirik yang menggunakan metode field research (penelitian lapangan). Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif. Adapun sumber primer dari penelitian ini adalah sumber data diperoleh dari basil wawancara dan sumber sekunder diperoleh dari hal-hal yang berkaitan dengan penelitian, antara !ain buku, jumal, artikel, koran, browsing data internet, dan berbagai dokumentasi pribadi maupun resmi. Dan analisis dilakukan dengan menggunakan metode analisis data. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam kepengurusan organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama Ranting Sumorame diketahui bahwa implementasi dari prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, reponsif dan partisipasi yang merupakan asas umum tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good clean governance ) yang bebas dari KKN bisa dijalankan dengan baik, terlihat dari berjalannya Proses checks and balances dan kontrol masyarakat terhadap kepengurusan berjalan dengan baik, sehingga ketua cenderung mempersempit gerak untuk melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kholil, Achmad--UNSPECIFIED
Subjects:
Kepemimpinan
Uncontrolled Keywords: Kepemimpinan; Nahdlatul Ulama; Good Governance
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Politik Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2018 02:08
Last Modified: 29 Jan 2018 02:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22111

Actions (login required)

View Item View Item