lmplementasi strategi pembelajaran tuntas (mastery learning) pada mata pelajaran Fiqih di kelas X-C MAN 1 Kota Mojokerto

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hasanah, Ulfatun (2012) lmplementasi strategi pembelajaran tuntas (mastery learning) pada mata pelajaran Fiqih di kelas X-C MAN 1 Kota Mojokerto. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ulfatun Hasanah_D01208182.pdf

Download (2MB)

Abstract

Strategi pembelajaran Tuntas (Mastery learning) adalah salah satu strategi pembelajaran guna menciptakan anak didik dapat mencapai tujuan pembelajaran. Pendekatan/ strategi pembelajaran ini lebih menekankan pada pencapaian kompetensi dan hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran secara individu, sehingga memberikan pengalaman belajar yang bermakna (meaningful learning). Skripsi ini, membahas tentang pelaksanaan strategi pembelajaran tuntas (mastery learning) dalam pembelajaran Fiqih pada Kelas X-C Semester Genap 2011-2012 di MAN 1 Kota Mojokerto. Hal ini, dilatarbelakangi dari fenomena pendidikan yang masih memposisikan peserta didik sebagai objek dalam pembelajaran dan ketuntasan belajar. Berangkat dari permasalahan ini, maka secara umum permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah, Bagaimana proses implementasi strategi pembelajaran tuntas (mastery learning) dalam pembelajaran fiqih pada kelas X-C semester genap di MAN 1 Kota Mojokerto?. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan isntrumen penunjangnya adalah berupa pedoman observasi, interview dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: I) observasi 2) wawancara 3) dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses implementasi strategi pembelajaran tuntas (mastery learning) dalam pembelajaran fiqih pada kelas X­C semester genap di MAN I Kota Mojokerto terwujud dalam beberapa metode diantaranya tanya-jawab, drill, praktek. Namun dalam pelaksanaan dua metode tersebut tetap berlandaskan pada empat komponen sebagai acuannya yaitu: tujuan pembelajaran, materi embelajaran, pemilihan metode dan media pembelajaran. Selain itu, dalam pelaksanaan suatu strategi tidak luput dari kelemahan dan kekuatan. Kelemahan mastery learning ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain, faktor guru, faktor siswa, faktor waktu, faktor materi pelajaran. Sedangkan kekuatan dalam pelaksanaan mastery learning antara lain, tujuan pendidikan yang sudah jelas, guru PAl yang profesional dan telah memenuhi kualifikasi akademik, telah menggunakan metode yang bervariasi dan tepat sesuai dengan kompetensi, kemampuan rata-rata siswa yang bagus, sarana prasarana sarana prasarana memadai dan penilaian telah terencana dengan baik, baik dari segi proses maupun hasil.. Penelitian ini bermanfaat untuk memperbaiki dan meningkatkan sistem pembelajaran di kelas, sehingga permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh guru, peserta didik dan materi pembelajaran dapat diminimalkan

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hasanah, UlfatunUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Strategi Belajar Mengajar
Pendidikan > Pembelajaran
Uncontrolled Keywords: Strategi pembelajaran; mastery learning
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 23 Jan 2018 07:24
Last Modified: 23 Jan 2018 07:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/22051

Actions (login required)

View Item View Item