Strategi implementasi ajaran rukun Islam pada masyarakat Islam (Muslim)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rodiyah, Siti (2011) Strategi implementasi ajaran rukun Islam pada masyarakat Islam (Muslim). Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Siti Rodiyah_E02304002.pdf

Download (1MB)

Abstract

Fokus penelitian ini adalah menjawab dua permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana aplikasi rukun Islam di kalangan Muslim? Kedua, bagaimana intensitas keberagamaan umat Islam yang melatarbelakangi pelaksanaan ibadah mereka? Penelitian ini merupakan studi kancah ditunjang oleh literer (library research) dengan model faktual yaitu observasi tentang implementasi dan aplikasi rukun Islam di kalangan masyarakat Muslimin. Keduanya (kancah dan literer) diletakkan sebagai obyek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualilatif, nilai-nilai yang ada dibalik pemahaman dan pengamalan serta aplikasi rukun Islam di kalangan masyarakat muslimin. Temuan penelitian ini: pertama, telah timbul kesadaran akan pentingnya pemahaman dan pengalaman tentang rukun Islam serta aplikasinya. Sehingga tidak sedikit dari kalangan Muslimin yang mampu melakukannya dengan baik dan benar. Kedua, sebagiannya telah memahami dan sekaligus melaksanakan rukun Islam sesuai dengan tuntutan Islam, namun mereka masih perlu diberdayakan untuk dapat mengaplikasikannya sebagaimana mestinya. Ketiga, ditemukan adanya sebagian umat Islam yang masih perlu diberdayakan agar dapat memperoleh penerangan dan pengetahuan tentang rukun Islam. Ketiga kondisi tersebut teridentifikasi merupakan kondisi logis akibat dari beberapa faktor. Pertama, kehadiran kedua organisasi masyarakat Islam, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang telah banyak mengantarkan sebagian kaum muslimin dalam menjalankan rukun secara baik dan benar. Demikian pula peran sentral Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendongkrak kualitas hidup kaum Muslimin. Kedua, bias sejarah masa lalu yang diwarnai penjajahan (dengan imperialisme dan kolonialismenya serta Kristening politiknya) dan pendidikan feodal, ditambah kemiskinan kultural dan pemiskinan struktural memiliki andil dalam pengkondisian intensitas keberagamaan umat Islam. Ketiga, himpitan arus modernisasi dan globalisasi yang tidak mampu dicerna sebagian umat Islam lebih mempersulit mereka untuk segera mungkin bangkit dari mengejar ketertinggalannya. Restrukturisasi dakwah Islamiyah merupakan suatu kewajiban dan mendesak untuk dilakukan lembaga-lembaga keagamaan Islam di semua strata sosial sebagai tindakan positif terhadap intensitas kehidupan beragama antar umat Islam di masa kini. Wallahu Adam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rodiyah, SitiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Islam
Keywords: Rukun Islam; Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Jan 2018 02:43
Last Modified: 16 Jan 2018 02:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21952

Actions (login required)

View Item View Item