Pola hubungan dalam struktur organisasi di Asrama Putri Al Kholiliyah Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hikmah, Noor (2010) Pola hubungan dalam struktur organisasi di Asrama Putri Al Kholiliyah Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Noor Hikmah_B04206007.pdf

Download (766kB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pola hubungan dan koordinasi dalam struktur organisasi di Asrama Putri al-Kholiliyah Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan-Jombang. Untuk menjawab masalah tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti akan menyajikan data terkait dengan masalah penelitian, yaitu pola hubungan dan koordinasi di Asrama Putri al-Kholiliyah Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan-Jombang. Peneliti memperoleh data yang dibutuhkan dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah pembina asrama, yaitu Sunnatud Dalillah. Merujuk dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa 1. Pola hubungan yang terjadi di Asrama Putri al-Kholiliyah Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan-Jombang adalah pola hubungan lini dan staf. Pada pola hubungan lini terdapat jabatan lini yang memiliki wewenang lini dan jabatan staf yang memiliki wewenang staf. Pemegang jabatan lini di Asrama al-Kholiliyah adalah pengasuh, pembina, ketua, wakil ketua, dan koordinator setiap unit. Seseorang yang menduduki jabatan tersebut berhak mengambil keputusan dan memerintahkan untuk merealisasikan keputusan tersebut. Pemegang wewenang staf adalah sekretaris dan bendahara. Sekretaris dan bendahara hanya berhak memberikan saran dan data-data kepada pemegang jabatan lini dan tidak berhak mengambil keputusan. 2. Koordinasi di Asrama al-Kholiliyah terjalin secara vertikal, horizontal, dan diagonal. Koordinasi secara vertikal dilakukan oleh atasan kepada bawahan. Koordinasi horizontal dilakukan dalam unit-unit yang sederajat. Dan koordinasi diagonal dilakukan pada pengelolaan fungsi secara sentral. Koordinasi yang dilakukan meliputi pertemuan resmi, tidak resmi, dan penunjukkan koordinator. Adapun saran yang diberikan peneliti adalah diharapkan ada peneliti yang bersedia meneliti pola hubungan dalam struktur organisasi dengan obyek berbeda, yaitu pola hubungan dalam pondok pesantren salafi. Saran kedua adalah diharapkan Asrama al-Kholiliyah memperbaiki struktur organisasi yang ada. Garis penghubung antara ketua dengan sekretaris dan bendahara hendaknya diganti dengan garis putus-putus. Hal tersebut dikarenakan sekretaris dan bendahara hanya memegang wewenang staf.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hikmah, Noor--UNSPECIFIED
Subjects: Manajemen Dakwah
Manajemen Komunikasi
Manajemen Strategi
Uncontrolled Keywords: Pola hubungan; koordinasi; pondok pesantren
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Dec 2017 06:20
Last Modified: 20 Dec 2017 06:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21738

Actions (login required)

View Item View Item