Rekonstruksi makna kelebihan laki-laki atas perempuan dalam al-Quran: kritik terhadap penggunaan SQ. al-Nisa’ ayat 34 sebagai jargon kesetaraan gender

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nurhasanah, Dewi (2012) Rekonstruksi makna kelebihan laki-laki atas perempuan dalam al-Quran: kritik terhadap penggunaan SQ. al-Nisa’ ayat 34 sebagai jargon kesetaraan gender. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Dewi Nurhasanah_E03208009.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Dalam beberapa tafsir klasik dan pertengahan, dikatakan bahwa kelebihan laki-laki atas perempuan dalam Alquran (QS. An-Nisa' ayat 34) di atas, adalah segala sesuatu yang menjadi keutamaan lebih yang dimiliki laki-laki atas perempuan. Ini menggambarkan bahwa kaum laki-laki lebih superior dibanding perempuan. Akibat dari penafsiran yang sempit ini, tidak jarang mereka juga sering menggunakan ayat tersebut sebagai legitimasi untuk segala bentuk superioritas laki-laki atas perempuan. Menanggapi beberapa hasil penafsiran ayat tersebut, ada banyak hal yang harus dilakukan, yakni salah satunya dengan cara melakukan reinterpretasi (penafsiran ulang) dengan menggunakan berbagai kaidah , metode serta berbagai aspek yang relevan untuk digunakan sebagai atribut yang berpotensi untuk memunculkan makna (penafsiran) baru dari suatu ayat yang nantinya dianggap lebih mendekati kebenaran, yang lebih relevan dengan realitas kekinian. Sebab betapapun secara normatif kebenaran Alquran tidak bisa diragukan, namun kebenaran penafsiran Alquran bersifat relatif dan tentative. Tujuan penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan penejelasan (tafair) tentang variasi makna QS. An-Nisa' ayat 34, khususnya mengenai kelebihan laki­ laki atas perempuan dan relevansi penafsiran tersebut terhadap kehidupan perempuan di lingkungan sosial dewasa ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode tahlili, yaitu menafsirkan ayat-ayat Alquran dengan memaparkan berbagai aspek yang terkandung di dalamnya, serta menerangkan makna-makna yang tercakup di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufassir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa kelebihan laki-laki hanya merupakan keistimewaan yang Allah anugerahkan untuk menopang fungsinya sebagai seorang suami dan pemimpin dalam keluarga. Kelelebihan tersebut bukan suatu indikator yang yang menunjukkan bahwa laki-laki lebih superior dibanding perempuan. Hal itu diperkuat dengan adanya ayat-ayat lain yang menjelaskan bahwa laki-laki dan perempuan tetap sama di hadapan Allah SWT.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nurhasanah, DewiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Gender
Al Qur'an
Wanita
Uncontrolled Keywords: Rekonstruksi makna; kelebihan laki-laki; perempuan; al-Qurán
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 15 Dec 2017 08:17
Last Modified: 15 Dec 2017 08:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21672

Actions (login required)

View Item View Item