Pola pendidikan pesantren lembaga dakwah Islam Indonesia: studi kasus di pesantren Sabilurrosyidin DPD II LDII Kodya Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hakim, Lukmanul (2011) Pola pendidikan pesantren lembaga dakwah Islam Indonesia: studi kasus di pesantren Sabilurrosyidin DPD II LDII Kodya Surabaya. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Lukmanul Hakim_D01207230.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Perkembangan masyarakat sekarang ini menghendaki adanya pendidikan yang dilaksanakan secara seimbang antara nilai dan sikap, pengetahuan, kecerdasan dan keterampilan, kemampuan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat. Asas pendidikan yang seperti inilah yang ditawarkan oleh pesantren. Oleh Karena itu keberadaan pesantren semakin beragam dalam bentuk, peranan, dan fungsi ini menjadikan adanya fenomena yang cukup berarti dalam upaya membuat suatu pola yang dapat dipahami sebagai acuan untuk pengembangan pendidikan pesantren masa depan. Pesantren LDII Sabilurrosyidin Guyungan Surabaya adalah lembaga pendidikan pesantren yang dikembangkan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang berusaha untuk menerapkan dan mengembangkan pola pendidikan, pembinaan dan pengembangan santri untuk keunggulan dan kesempumaan hidup melalui materi den metode yang langsung mengacu kepada al-Qur’an dan Hadits. Tujuan pendidikan pesantren tersebut diarahkan untuk pemahaman agama Islam yang kuat sehingga bisa membentuk manusia yang berakhlaqul karimah atau insan Profesional Relijius. Berdasarkan latar belakang di atas rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana pola pendidikan pesantren Sabilurrosyidin yang dipilih LDII dan bagaimana implementasinya. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui apa pola pendidikan pesantren LDII dan untk mengetahui bagaimana implementasinya. Adapun manfaat dari penulisan ini adalah untuk menambah wawasan dan hasanah keilmuan dalam bidang pendidikan terutama pola pendidikan pesantren baik untuk penulis maupun pihak-pihak yang terkait. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data bersifat deskriptif kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pola pendidikan yang diterapkan di pesantren LDII Sabilurrosyidin termasuk pola pendidikan pesantren salaf atau non formal yang bersifat tradisional, walaupun sistem pengelolaanya semi medem. Di pesantren ini diterapkannya unsur-unsur utama pesantren salaf dan juga dimasukkan ke dalamnya unsur-unsur manajemen pendidikan modem yaitu dengan adanya struktural yang jelas dan tidak menjadikan pimpinan pesantren sebagai sumber utama. Adapun ciri-ciri ketradisionalan pola pendidikan dan kemodemannya dalam pengelolaan di pesantren LDII Sabilurrosyidin yaitu: bangunan utamanya terdiri dari masjid, asrama kyai, asrama santri, Pola pembelajaran yang masih menggunakan sorogan, bondongan dsb, Kurikulum/materi ajamya al-qur’an dan Hadits. Sedangkan unsur-unsur kemodernnannya ialah: Strutur pesantren dan unsur-unsurnya seperti lembaga pendidikan formal dan pimpinannya bisa dievaluasi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hakim, LukmanulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah > Dakwah - Manajemen
Pendidikan
Pendidikan > Pesantren
Uncontrolled Keywords: Pendidikan pesantren; Lembaga Dakwah Islam Indonesia
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Nov 2017 08:32
Last Modified: 29 Nov 2017 08:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21520

Actions (login required)

View Item View Item