STUDI ANALISIS KONSEP SADD ADH-DHARI’AH DAN FATH ADH-DHARI’AH DALAM SEWA-MENYEWA ORKES DI KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mahzumah, Zuhrotul (2015) STUDI ANALISIS KONSEP SADD ADH-DHARI’AH DAN FATH ADH-DHARI’AH DALAM SEWA-MENYEWA ORKES DI KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (466kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (290kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (302kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (151kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan yang berjudul “ Studi Analisis Sadd Adh-Dhari’ah dan Fath Adh-Dhari’ah dalam Sewa-Menyewa Orkes di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan”. untuk menjawab pertanyaan pertama bagaimana mekanisme sewa-menyewa orkes di Kecamatan Turi Kabupaten
Lamongan Kedua, bagaimana analisis Sadd Adh-Dhari’ah dan Fath AdhDhari’ah terhadap kebolehan sewa-menyewa orkes di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Data penelitian ini dihimpun melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil wawancara dan observasi kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis, adapun pola pikir yang digunakan adalah pola pikir induktif yaitu menggambarkan fenomena-fenomena yang ditemukan dilapangan, kemudian dianalisis dengan teori Sadd Adh-Dhari’ah dan Fath Adh-Dhari’ah untuk selanjutnya ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian dilapangan menemukan bahwa pelaksanaan akadP sewa-menyewa orkes yang ada di kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dalam kesepakatan pertama pihak penyewa dan pihak yang menyewakan sudah
menyepakati syarat-syarat dalam sewa-menyewa tetapi di kemudian hari pihak yang menyewa orkes tersebut telah melanggar kesepakatan yang sudah dijanjikan di awal perjanjian tersebut. Padahal sudah dijelaskan bahwa sewa-menyewa merupakan perjanjian antara pihak yang menyewakan dengan pihak penyewa. Dan tidak boleh melanggar yang sudah disepakati berdua. Dan kemudan dianalisis dengan teori Sadd Adh-Dhari’ah dan Fath Adh-Dhari’ah dalam
analisis ini membawakan dampak yang ditimbulkan diantaranya yaitu: 1.Menyebabkan timbulnya gaya hidup baru 2.memanfaatkan kesempatan menonton pertunjukkan orkes ini sambil meminum minuman keras 3.Menyebabkan matinya kreatifitas Maka perlu dicegah karena mafsadah (bahaya)
yang ditimbulkan lebih berbahaya sehingga bisa membahayakan diri sendiri dan orang yang menyewa orkes tersebut. Dan dalam sewa-menyewa orkes sebenarnya perbuatan yang diperbolehkan dalam Islam tetapi jika mengandung unsur
kemungkaran dan kemaksiatan yang harus diluruskan dalam ajaran Agama Islam. Sejalan dengan kesimpulan di atas, Bagi masyarakat yang menyewa orkes di acara hajatan atau acara-acara lainnya hendaknya kalau sudah dinyatakan ijab Kabul atau serah terima tidak ada yang perlu diributkan dan
tidak saling menyalahkan antara pihak penyewa dan pihak yang menyewakan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Prof,Dr.H.A. Fhaisal Haq,M.Ag.
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mahzumah, ZuhrotulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Sewa
Keywords: Sadd Adh-dhariah; Fath Adh-dhari'ah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Users 274 not found.
Date Deposited: 07 Aug 2015 09:08
Last Modified: 07 Aug 2015 09:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2142

Actions (login required)

View Item View Item