Analisis hukum pidana Islam terhadap pembobolan rekening melalui ATM dalam Direktori putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia: studi putusan nomor:688/Pid.B/2012/PN.Dps

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fikri, Muhammad Lathoiful (2017) Analisis hukum pidana Islam terhadap pembobolan rekening melalui ATM dalam Direktori putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia: studi putusan nomor:688/Pid.B/2012/PN.Dps. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (583kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (572kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (791kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (608kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (803kB) | Preview

Abstract

Skripsi dengan judul Analisis Hukum Pidana Islam terhadap Pembobolan Rekening Melalui ATMDalam Direktori Putusan mahkamah Agung Republik Indonesia adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab pertanyaan bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor: 688/Pid.B/2012/PN.Sertabagaimana AnalisisHukum Pidana Islam terhadap putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor: 688/Pid.B/2012/PN.Dps tentang pemboboalan rekening melalui ATM. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori Hudud dalam hukumannya adalah potong tangan, dalam perkara ini tentang Sariqah (peencurian) dalam artinya mengambil barang orang lain secara diam-diam bermaksud untuk menguasainya. Terdapat beberapa unsur-unsur pencurian, Sanksi bagi pelaku pencurian dalam hukum pidana islam, dan hikmah/tujuan hukuman bagi pelaku pencuria. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor: 688/Pid.B/2012/PN.Dps tentang pembobolan rekening melalui ATM, setelah Hakim memeriksa semua bukti-bukti yang diajukan, Majelis Hakim memutuskan untuk menjatuhkan Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor: 688/Pid.B/2012/PN.Dps tentang pembobolan rekening melalui ATM, setelah Hakim memeriksa semua bukti-bukti yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum, Majelis Hakim memutuskan untuk menjatuhkan Menyatakan terdakwaTeguh T. Khasan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam Pasal 2 ayat (1) dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan”.Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 8 (delapan) Bulan, Denda sebesar 60.000.000 (Enam puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selam 2 (dua) bulan. Tinjauan hukum pidana islam pertimbangan hakim berdasarkan beberapa hal yaitu: hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan serta Amar putusan hakim. Sejalan dengan kesimpulan di atas, di harapkan: pertama,kewaspadaan terhadap tindak pidana pembobolan rekening melalui ATM, diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya perhatian tentang tindak pidana dalam pasal 2 ayat (1). kedua, untuk aparat penegak hukum seperti Hakim, diharapkan mempertimbangkan kembali mengenai hukumanbagiyang melakukan tindak pidana pembobolan rekening melalui ATM.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fikri, Muhammad Lathoifulvkrylathoif07@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Pencurian
Uncontrolled Keywords: Hukum pidana Islam; pembobolan ATM; Direktori putusan MA nomor 688/Pid.B/2012/PN. Dps
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fikri Muhammad Lathoiful
Date Deposited: 13 Nov 2017 07:03
Last Modified: 13 Nov 2017 07:03
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21231

Actions (login required)

View Item View Item