Teologi masyarakat muslim pelaku ziarah di Candi Pemandian Jolotundo Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putra, Alhamdy Dwi Rieal (2012) Teologi masyarakat muslim pelaku ziarah di Candi Pemandian Jolotundo Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (601kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (505kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (927kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (200kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Teologi Masyarakat Muslim Pelaku Ziarah Di Candi Pemandian Jolotundo Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Fokus yang dikaji adalah Apa makna ziarah bagi masyarakat muslim pelaku ziarah di candi pemandian Jolotundo. Dan Bagaiamana perilaku masyarakat muslim pelaku ziarah di candi pemandian Jolotundo dalam pandangan teologi Islam. Peneliti ini menggunakan pendekatan atau jenis penelitian kualitatif Sesuai dengan pendekatan ini, kehadiran peneliti dilapangan sangat penting. Kata­ kata clan tindakan yang diperoleh dari infonnan merupakan sumber data utama dalam penelitian ini, sedangkan data tambahannya merupakan dokumen. Keseluruhan data dilakukan dengan cara menelaah seluruh data yang ada, lalu mengadakan penyajian data, menarik kesimpulan, tahap akhir dari analisis data ini adalah pengecekan keabsahan data dengan menggunakan teknik ketekunan pengamatan. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh basil penelitian sebagai berikut: pelaksanaan ritual ziarah di Candi Pemandian Jolotundo berupa Upacara suroan dan ruwat sumber, ritual padang bulan, Upacara lebaran ketupat, dan bari'an desa. Adapun dalam lstilah munjuk atur dan munjuk lengser pada upacara ziarah 1 suro yang menggunakan kalimat "Gusti ingkang Maha Kuwoso" (Allah yang Maha Kuasa). Adapun dimaksud Gusti disini adalah sebutan jawa yang predikatnya adalah dzat yang Maha Kuasa, yaitu Allah. Dan ada pula ritual yang menggunakan kembang tujuh rupa, penyatuan air dari 33 sumber mata air, dan perebutan tumpeng.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putra, Alhamdy Dwi RiealUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Masyarakat Islam
Teologi
Ziarah Kubur
Uncontrolled Keywords: Teologi; masyarakat muslim; ziarah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 13 Nov 2017 03:38
Last Modified: 13 Nov 2017 03:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21208

Actions (login required)

View Item View Item