Profil pendidik perspektif Mahmud Yunus dan Ki Hajar Dewantara

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

A'yunin, Qurrota (2017) Profil pendidik perspektif Mahmud Yunus dan Ki Hajar Dewantara. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (130kB)
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana profil pendidik perspektif Mahmud Yunus dan Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan “apa alasan dibalik telah berkurangnya rasa segan dan kewibawaan seorang pendidik dalam pandangan peserta didik di era terkini dalam dunia pendidikan, di beberapa sekolah”. Dalam hal ini peneliti melakukan kajian terhadap pemikiran profil pendidik dari beberapa tokoh yang menjadi panutan agar menghasilkan solusi atas permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Artinya pendekatan dengan melalui pemikiran pendapat para ahli atau fenomena yang ada dalam kehidupan masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research yaitu mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan. Dari segi pengumpulan data, penulis menggunakan teknik dokumentasi. Sementara teknik analisis datanya menggunakan content analysis yakni analisis ilmiah tentang isi pesan komunikasi, yang menggunakan kriteria sebagai dasar klarifikasi. Tokoh yang dipilih adalah Mahmud Yunus dan Ki Hajar Dewantara. Karena berdasar latar belakang dan sejarah perjuangan keduanya, pendidikan merupakan hal utama yang patut untuk dijunjung tinggi dan dikedepankan. Keduanya juga merupakan orang yang ‘alim yang mengerti akan pentingnya actionuitas dari pada hanya sekedar memenuhi keilmuan yang dimiliki. Mahmud Yunus dan Ki Hajar Dewantara merupakan tokoh yang alim dalam dunia pendidikan. Gagasan dan pemikiran keduanya tentang profil pendidik dan pendidikan, memiliki urgensi yang cukup relevan jika dikaitkan dengan Undang – undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Yakni perihal Guru diartikan sebagai pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Dalam penulisannya, peneliti membubuhkan beberapa persamaan dan perbedaan pemikiran dua tokoh (Mahmud Yunus dan Ki Hajar Dewantara) tentang profil pendidik, dan juga mengambil sebuah konklusi (kesimpulan) tentang ada tidaknya relevansi bagi keadaan pendidikan di era sekarang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
A'yunin, Qurrotaayuninqurrota37@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan Islam
Pemikiran
Uncontrolled Keywords: Profil pendidik; Mahmud Yunus; Ki Hajar Dewantara
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: A'yunin Qurrota
Date Deposited: 09 Nov 2017 08:12
Last Modified: 09 Nov 2017 08:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/21110

Actions (login required)

View Item View Item