منهج وهبة الزحيلي في التفسير المير رسالة مقدمة للحصولعلىالإجازة العالية

Sholehuddin, Muhammad (2010) منهج وهبة الزحيلي في التفسير المير رسالة مقدمة للحصولعلىالإجازة العالية. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (566kB)
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (391kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (965kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (787kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (132kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (250kB)

Abstract

Tafsir al Munir adalah sebuah kitab tafsir al Quran yang tergolong baru. Kitab ini ditulis oleh Prof. Dr. Wahbah bin Mustafa al Zuhaily dengan bahasa arab dan telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa non arab, diantaranya diterjemahkan ke dalam bahasa melayu (Malaysia). Sistematika penulisan dan gaya bahasa yang digunakan begitu ringan, sehingga kitab ini mendapat respon yang positif dari seluruh umat muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali umat muslim Indonesia. Namun demikian, ada dua hal yang belum diketahui secara pasti mengenai kitab tafir ini: yaitu, metodologilogi (baca; Manhaj) penafsiran yang digunakan dan penekanan (baca; Ittijah) tafsirnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dengan jelas tentang metodologi penafsiran yang dipakai oleh Wahbah al Zuhaily dalam menafsirkan ayat- ayat suci al Quran, disamping untuk mengetahui secara pasti arah atau penekanan penafsiran yang ditonjolkan dam kitab tafir a I Munir. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis terhadap kitab tafsir al Munir. Analisis dilakukan dengan mengambil contoh penafsiran (baca; tafsir) yang ada dalam tafsir al Munir untuk dijadikan sampel anilis, kemudian dihubungkan dengan metodologi- metodologi penafsiran dan corak tafsir yang ada untuk diambil kesimpulan. Data yang ditemukan menunjukkan bahwa selain berpegang pada sumber penafsiran dari nash riwayat yang shahih, al zuhaily juga berpegang pada sumber rasio dan pemahannya sendiri. Di samping itu, la memberikan keterangan (tafsiran) secara diskriptif dan menguraikan tafsirannya secara mendetail. la juga menafsirkan al quran secara urut dan tertib sesuai dengan apa yang tertulis di mushaf. Sedangkan nuansa fiqih dari kitab tafsir ini adalah hal yang sangat menonjol. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa metodologi (Manhaj) penafsiran yang digunakan dalam tafsir al munir dapat diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Ditinjau dari segi sumber penafsirannya, maka tafsir al munir memakai metodologi tafsir bil-izdiwaji, perpaduan antara sumber tafsir bil-ma'tsur dan sumber tafsir bil-ra'yi. 2. Ditinjau dari segi cara penjelasannya terhadap tafsiran ayat- ayat al quran, maka tafsir al munir memakai metodologi tafsir bayani, yakni membrikan keterangan secara diskriptif. 3. Ditinjau dari segi keluasan penjelasan tafsirannya, maka tafsir al munir memakai metodologi tafsir ithnabi, yakni menguraikan secara mendetail. 4. Ditinjau dari sasaran dan tertib ayat- ayat yang ditafsirkan, maka tafsir al munir memakai metodologi tafsir tahlili, yakni menafsirkan al quran secara urut dan tertib sesuai dengan yang tertulis di mushaf. Adapun penekanan atau corak penafsiran (Ittijah) tafsir al munir adalah corak tafsir fiqhi (al Ittijah a I Fiqhi).

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sucipto, Mohammad Hadi
Uncontrolled Keywords: Wahbah al Zuhaily; metodologi; tafsir
Subjects: Metode Pembelajaran
Hadis
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 03 Nov 2017 08:00
Last Modified: 03 Nov 2017 08:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20968

Actions (login required)

View Item View Item