Self aceptance istri sirri pada keluarga polygami dikalangan pesantren: sebuah studi kasus tentang self aceptance seorang istri yang menikah secara sirri pada keluarga polygami dikalangan pesantren

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Farikhah, Rhomi (2012) Self aceptance istri sirri pada keluarga polygami dikalangan pesantren: sebuah studi kasus tentang self aceptance seorang istri yang menikah secara sirri pada keluarga polygami dikalangan pesantren. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (69kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (120kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (545kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (951kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (405kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (424kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (839kB)

Abstract

Polygami dalam kultur masyarakat kita telah dijadikan alasan untuk meningkatkan kehidupan ekonomi. Para perempuan bersedia dipolygami dengan alasan tersebut. Namun hal ini berbeda bagi seorang janda kaya yang bersedia menjadi istri sirri dari seorang pengasuh pondok pesantren, apakah yang mendasari penerimaan diri subjek bersedia menjadi istri sirri. Penelitian ini mengacu pada bagaimana pandangan subjek tentang polygami, bagaimana interaksi subjek dengan keluarga istri yang lain, bagaimana dinamika psikologis subjek berperan menjadi seorang istri yang menikah secara sirri. penerimaan diri adalah suatu tingkat kemampuan dan keinginan individu untuk hidup dengan segala karakteristik dirinya. Individu yang dapat menerima dirinya diartikan sebagai individu yang tidak bermasalah dengan dirinya sendiri. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan metode studi kasus intrinsik yang menggunakan paradigma fenomenologis dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana self aceptance subjek dikeluarga polygami dikalangan pesantren. Subjek adalah seorang janda kaya yang memiliki usaha pribadi. Hasil penelitian ini menyatakan faktor self aceptance yang dimiliki subjek adalah adanya pemahaman tentang polygami yang dimaknai sebagai metode untuk mencari ridho allah, tidak adanya gangguan emosional, pengaruh keberhasilan baik secara kualitatif maupun kuantitatif, pola asuh yang baik oleh keluarga subjek, dan menjalankan peran kehidupan dengan baik. Dampak dari penerimaan diri ini terbentuk menjadi 2 kategori: penyesuaian pribadi dan penyesuaian sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Farikhah, Rhomi--UNSPECIFIED
Subjects: Nikah > Nikah Sirri
Poligami
Uncontrolled Keywords: Self aceptance; istri sirri; keluarga polygami
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Oct 2017 08:15
Last Modified: 21 Dec 2017 06:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20804

Actions (login required)

View Item View Item