Kaidah pemaknaan hadis al-Wasilah al-Mutaghayyirah wa al-Hadf al-Tsibit menurut Yusuf al-Qaradhawi: studi hadis tentang model pakaian

Sauda', Limmatus (2012) Kaidah pemaknaan hadis al-Wasilah al-Mutaghayyirah wa al-Hadf al-Tsibit menurut Yusuf al-Qaradhawi: studi hadis tentang model pakaian. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (753kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (127kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (159kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (269kB) | Preview

Abstract

Beragam metode pemaknaan ditawarkan oleh para ilmuwan hadis, di antaranya adalah Yiisuf al-Qaradhaw1 dengan mengusung metodenya, al-wasllah al-mutaghayyirah wa al-hadf al-tsibit. Kaidah ini lahir dari ketidak setujuannya pada pemahaman hadis yang mencampur adukkan antara instrumen yang terdapat dalam hadis yang sifatnya berubah-ubah dengan tujuan atau maksud yang bersifat tetap dan abadi. Kaidah ini mencoba membedakan dua unsur tersebut dan kemudian mengambil bagian tujuan sebagai makna dari suatu hadis. Implikasinya, kaidah tersebut mampu mengungkap pesan tujuan hadis yang tersembunyi di balik teks dan makna hadis yang dihasilkan olehnya lebih kepada sisi ruh hadis dibandingkan wujudnya, bahkan cenderung menganggap sisi harfiyah hadis sebagai sebuah simbol saja. Namun demikian, kaidah yang sudah diterapkan oleh al-Qaradhaw1 dalam memaknai beberapa hadis itu temyata belum secara rinci dijelaskan olehnya, ia tidak memberikan batasan-batasn yang jelas mengenai kaidah ini, baik dari segi definitif maupun langkah-langkah aplikatifhya. Hal ini yang kemudian memunculkan banyak pertanyaan bagi para pengkaji hadis sesudahnya. Fakta ini yang mendorong penulis melakukan penelitian untuk mengetahui maksud dan hal-hal lain yang terkait dengan kaidah pemaknaan hadis, al-wasllah al-mutaghayyirah wa al-hadf al-tsibit yang telah dibawa oleh al-Qaradhaw1, juga untuk melakukan ujian pemaknaan terhadap hadis yang belum ia bahas. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penyajian secara deskriptif dan ana/itis. Sesuai dengan tujuan tersebut, data primer yang digunakan berasal dari karya Yiisuf al­ Qaradhaw1 sendri, Kaifa Nata 'imal ma 'a a/-Sunnah al-Nabawiyah Ma 'ilim wa Dhawibith, sedangkan data skunder berasal dari buku-buku yang ditulis orang lain tentang hal-hal yang relevan dengan penelitian ini. Analisis dilakukan dengan mengunakan metode content analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kaidah pemaknaan ini hendaknya digunakan dengan tepat dan akurat, karena kaidah ini tidak dapat begitu saja dipraktekkan pada semua hadis, harus ada pemilahan hadis terlebih dahulu sebelum menggunakan kaidah pemaknaan ini. Kita harus menemukan tiga unsur di dalam hadis yang akan dibuat sebagai objek pemaknaan. Pertama, instrumen yang ditunjuk oleh hadis. Kedua, tujuan atau maksud di balik instrumen itu dan yang ketiga adanya perubahan dan perkembangan pada instrumen yang disebutkan. Begitu juga dengan makna yang dihasilkan olehnya, hams tidak bertentangan dengan dalil theologi yang ada danjuga dengan ilmu-ilmu lainnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Muhid, Muhid
Uncontrolled Keywords: Hadis; al-Wasilah al-Mutaghayyirah wa al-Hadf al-Tsibit menurut Yusuf al-Qaradhawl
Subjects: Hadis
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 19 Oct 2017 09:04
Last Modified: 19 Oct 2017 09:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20705

Actions (login required)

View Item View Item