Tinjauan hukum Islam terhadap akad Ju’alah dalam ketentuan mekanisme penerbitan sertifikat Bank Indonesia Syariah

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rifanto, Akhmad (2009) Tinjauan hukum Islam terhadap akad Ju’alah dalam ketentuan mekanisme penerbitan sertifikat Bank Indonesia Syariah. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (621kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (109kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (141kB)
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (785kB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (873kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (176kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (198kB)

Abstract

Skripsi dengan judul Tinjauan hukum lslam terhadap akad Ju'ilah dalam ketentuan mckanismc pcnerbitan Sertifikat Bank Indonesia Syariah ini, merupakan hasil penelitian pustaka yang dilakukan penulis untuk menjawab pertanyaan : Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap akad ju'ilah dalam katentuan mekanisme penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Syariah '? Data penelitian dihimpun melalui pembacaan teks (text reading) selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif analitis dengan pola pikir induktif. Hasil penelitian mcnyimpulkan bahwa penggunaan akad ju 'ila/J dalam ketentuan mekanisme penerbitan Sertifikat Bank Indonesia Syariah adalah menggantikan wadiah dalam Sertifikat Wadiah Bank Indonesia dan menggunakan prinsip kehati-hatian, menyesuaikan produk dengan kebutuhan masyarakat (costumer friendly), memperhatikan dari segi manfaat, memenuhi aspek syariah. Dan Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) dilandasi dengan ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 10/11/PBI/2008 tentang Sertifikat Bank Indonesia Syariah yang didalamnya mencantumkanju'ilah sebagai akad dalam pemberian imbalannya. Pcnggunaan ju'ilah dalam mekanismc pencrbitan Scrtifikat l3ank Indonesia Syarfah diperbolchkan karcna sudah scsuai dengan konscpsi ju'alah dalam Hukum Islam, baik dilihat dari pcngcrtian akad ju'ilab, syarat akad ju'alah, hadiah yang diberikan dan pcmbatasan jangka waktu pekcrjaan dalam akad ju'ilab. D lam pemberian imbalan (hadiah) ju'ilah, Bank Umum Syariah atau Unit Usaha Sy ifah telah berhasil membantu Bank Indonesia dalam mengatur kebijakan moneter negarn dan mengatur stabilitas nilai uang dengan mengikuti lelang SBI Syariah. Sehingga, dalam menyelaraskan kebut uhan akan dana dan penyelesaian kondisi likuidit as antara bank syariah dengan bank konvensional, bisa memanfaatkan instrumen SBI Syariah yang menggunakanju'i/ah dalam pemberian fee rctumnya. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka kcpada para pejabat pemegang otoritas Sertifikat Bank Indonesia Syariah agar lebih konsisten pada perundang­ udangan yang bcrlaku dan lchih mengoptimalkan instrumcn ini. Schingga dcngan optimalisasi Scrtifikat Bank Indonesia Syariah ini bisa mcmbuat pcrbankan Syariah di Indonesia maju dan sepadan dengan bank konvensional lainnya, namun tidak meninggalkan tanggung jawab terhadap Syariat Islam yang menjadi landasan utama dalam pelaksanaan produk-produk perbankannya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rifanto, AkhmadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bank Islam
Hukum Islam
Keywords: Hukum Islam; akad Ju’alah; sertifikat Bank Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 17 Oct 2017 07:53
Last Modified: 17 Oct 2017 07:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20657

Actions (login required)

View Item View Item