Tinjauan hukum Islam terhadap pembayaran klaim asuransi jiwa akibat tertanggung bunuh diri: studi tentang ketentuan yang berlaku pada PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nisak, Choirun (2009) Tinjauan hukum Islam terhadap pembayaran klaim asuransi jiwa akibat tertanggung bunuh diri: studi tentang ketentuan yang berlaku pada PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Surabaya. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (520kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (704kB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (473kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (360kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (155kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (129kB)

Abstract

Skripsi ini adalah basil penelitian lapangan tentang "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Akibat Tertanggung Bunuh Diri (studi tentang ketentuan yang berlaku pada PT. Asuransi Jiwa Bumi Asib Jaya Surabaya)". Untuk menjawab permasalahan tentang bagaimana pembayaran klaim asuransi jiwa akibat tertanggung bunuh diri, bagaimana prosedur pembayaran klaim asuransi jiwa akibat tertanggung bunuh diri pada PT. Asuransi jiwa Bumi Asih Jaya Surabaya, dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pembayaran ldaim asuransi jiwa akibat tertanggung bun uh diri pada PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Surabaya. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian skripsi ini interview dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan data yang sesuai dengan pembahasan dengan memberikan argmnentasi, dan kesimpulan diambil dengan pola pikir deduktiĀ£ Adapun basil penelitian menyimpulkan bahwa, pembayaran klaim asuransi jiwa akibat tertanggung bunuh diri adalah pertanggungan gugur artinya pihak ahli waris tidak memiliki kepentingan at as tertanggung bunuh diri. Pada PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Surabaya mempunyai kebijakan dalam menentukan permohonan klaim dari tertanggung bunuh diri, yaitu mendapatkan uang pertanggungan secara penuh dengan catatan tindakan bunuh diri terjadi setelah 3 (tiga) tahun berlakunya polis kemudian pengajuan klaim dilakukan oleh penerima manfaat (ahli waris) yang telah ditunjuk sebelumnya. Dengan demikian pembayaran klaim bunuh diri pada PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya Surabaya sesuai dengan hukum Islam yaitu asuransi syariah (Islam) dalam hal pembayaran klaim asuransi syariah keluarga (asuransi jiwa) akibat peserta meninggal dunia, yang dibangun dengan prinsip saling tolong-menolong (ta'a wun) yaitu saling tolong-menolong atas dasar ukhuwah Islamiah antar sesama peserta asuransi dalam menghadapi risiko. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka penulis menyarankan. Pertama, bagi para pihak yang melakukan perjanjian asuransi jiwa melakukan kesepakatan (penanggung dan tertanggung) perihal pembayaran klaim agar tidak ada pihak yang dirugikan, .kedua, pemerintah melalui Depertemen Keuangan mengeluarkan ketentuan pembayaran klaim asuransi jiwa khususnya terkait tertanggung yang meninggal bunuh diri.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nisak, ChoirunUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Asuransi Jiwa
Hukum Islam
Masalah sosial
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; asuransi jiwa; bunuh diri
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 11 Oct 2017 08:20
Last Modified: 11 Oct 2017 08:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20566

Actions (login required)

View Item View Item