Peranan Nabi Muhammad sebagai rahmat li al-`alamin dalam surat al-Anbiya` ayat 107 perspektif mufasir Indonesia

Anifah, Siti (2017) Peranan Nabi Muhammad sebagai rahmat li al-`alamin dalam surat al-Anbiya` ayat 107 perspektif mufasir Indonesia. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (444kB)
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (740kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (312kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (528kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (540kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (872kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (395kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (712kB)

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah: Pertama, bagaimana penafsiran rah}mat li al-‘Alamin dalam surat al-Anbiya’ [21]: 107 perspektif mufasir Indonesia?. Kedua, bagaimana kontekstualisasi penafsiran rah}mat li al-‘Alamin di Indonesia?. Dalam menjawab permasalahan tersebut, maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, kemudian menggunakan metode penelitian library research (penelitian kepustakaan), sumber data primer yang digunakan berasal dari karya kitab tafsir Indonesia yang tafsirnya lengkap 30 Juz dan sumber data sekunder yang berasal dari kitab-kitab tafsir lain serta buku-buku penunjang yang relevan membahas tentang Nabi Muhammad dan rah}mat li al-‘Alamin. Selanjutnya, analisis datanya menggunakan metode diskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa para mufasir Indonesia menafsirkan rah}mat li al-‘Alamin dalam surat al-Anbiya’ [21]: 107 yaitu bahwa Nabi Muhammad diutus oleh Allah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Rahmat yang dimaksud yaitu keseluruhan yang ada pada Muhammad baik berupa kepribadian akhlaknya yang mulia maupun risalah yang Allah turunkan kepada Muhammad. Sedangkan maksud dari al-‘Alamin yaitu seluruh alam semesta, baik manusia, malaikat, jin, hewan, dan tumbuhan. Semua merasakan kemanfaatan berkat kehadiran Nabi Muhammad baik mukmin, kafir ataupun munafik. Berangkat dari problem kontekstual dan terkini yang terjadi di Indonesia maka pendekatan kontekstual yang berorientasi pada konteks pembaca (penafsir) teks Alquran menjadi hal yang urgent. Alquran yang salih} li kulli zaman wa makan membawa implikasi bahwa problem sosial kemasyarakatan di era kontemporer dapat dijawab oleh Alquran melalui kontekstualisasi dan aktualisasi penafsiran. Mengingat perbedaan zaman ketika ayat diturunkan dan kondisi sosial kemasyarakatan yang kini berbeda. Dengan demikian problematika bangsa Indonesia akan dapat teratasi melalui pengamalan ajaran-ajaran yang dibawa Muhammad secara totalitas hingga terwujud kemaslahatan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Kholid, Abd.
Uncontrolled Keywords: Nabi Muhammad; rahmatan lil álamin; Indonesia
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Anifah Siti
Date Deposited: 30 Aug 2017 03:24
Last Modified: 30 Aug 2017 03:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19841

Actions (login required)

View Item View Item