Prostitusi di sekitar pesantren: studi tentang fenomena prostitusi di Desa Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rusdiyanti, Anna Dwi (2011) Prostitusi di sekitar pesantren: studi tentang fenomena prostitusi di Desa Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (146kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (924kB) | Preview
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (6MB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (343kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (184kB)

Abstract

Terdapat tiga pokok permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini, antara lain yaitu; ( 1) Apakah faktor penyebab munculnya tempat prostitusi di Desa Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, (2) Bagaimanakah respon masyarakat dan pesantren dalam menyikapi keberadaan tempat prostitusi di Desa Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, dan (3) Mengapa tempat prostitusi bisa tetap bertahan di sekitar pesantren di Desa Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Dilaksanakannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kemunculan tempat prostitusi, untuk mengetahui bagaimana respon masyarakat dan pesantren dalam menyikapi keberadaan tempat prostitusi dan untuk mengetahui faktor penyebab keberadaan prostitusi yang masih bisa bertahan di sekitar pesantren di Desa Awang-awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu metode penelitian kualitatif analisis deskripsi. Sehingga dalam teknik penggalian data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti melihat aktifitas prostitusi yang ada di Desa Awang-awang, dengan memperhatikan informasi seputar perjalanan praktik prostitusi. Selain itu peneliti merekam respon masyarakat dan pesantren dalam menanggapi keberadaan prostitusi, sampai pada faktor-faktor yang melatar belakangi prosititusi di Desa Awang-awang dari hasil wawancara mendalam. Dari hasil penelitian telah didapatkan jawaban atas permasalahan yang ada. Antara lain yaitu: (I) Faktor-faktor penyebab kemunculan tempat prostitusi di Desa Awang-awang adalah adanya kepentingan pemilik warung, lokasi warung yang strategis dan adanya kondisi lingkungan yang mendukung. (2) Adanya respon menerima karena unsur ekonomi, menolak dari masyarakat dan aparat hukum, dan apatis dari sebagian masyarakat dan pihak pesantren terhadap masalah prostitusi. (3) faktor penyebab prostitusi tetap bertahan yaitu adanya kepentingan ekonomi dari pihak pemilik lahan warung, pemilik warung remang­ remang, para PSK dan oknum kepolisian; kepentingan elit desa yaitu perlindungan dari pemilik lahan warung yang merupakan tetua desa; kepentingan politik yaitu adanya pendekatan oleh calon kepala desa kepada pemilik warung remang-remang untuk mendapatkan suara; dan lemahnya penegak hukum. Teori yang digunakan peneliti dalam manganalisis masalah diatas adalah teori fungsionalisme struktural, teori sistem sosial dan teori dalam paradigma gender.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rusdiyanti, Anna DwiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum > Hukum - Perzinaan
Pesantren
Uncontrolled Keywords: prostitusi; pesantren
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Sosiologi
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 22 Aug 2017 07:14
Last Modified: 23 Aug 2017 04:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19799

Actions (login required)

View Item View Item