Analisis hukum Islam terhadap pandangan ulama NU mengenai wali muhakkam atas dasar wali 'adal

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hakim, Muhammad Nur (2017) Analisis hukum Islam terhadap pandangan ulama NU mengenai wali muhakkam atas dasar wali 'adal. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (312kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (344kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (258kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (431kB)
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (398kB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (478kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (404kB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (296kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian kepustakaan tentang ”Analisis Hukum Islam Terhadap Pandangan Ulama NU Mengenai Wali Muhakkam Atas Dasar Wali ‘Adal.” Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan penelitian., yaitu bagaimanakah pandangan ulama NU mengenai wali muhakkam atas dasar wali ‘adal ? Dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pandangan ulama NU mengenai wali muhakkam atas dasar wali ‘adal ? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang juga merupakan penelitian kepustakaan sehingga sumber utamanya adalah literatur-literatur yang terkait dengan wali muhakkam atas dasar wali ‘adal dalam perkawinan baik dalam perspektif hukum Islam dan pandangan ulama NU maupun literatur yang relefan terkait kasus-kasus perwalian dalam nikah. Teknik analisa data penelitian ini menggunakan telnik deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif, yaitu teknik analisa dengan cara memaparkan data apa adanya yang dalam hal ini data tentang pandangan ulama NU terhadap wali muhakkam, kemudian dianalisa dengan menggunakan teori hukum fikih khususnya tentang wali dalam nikah. Sedangkan pola pikir deduktif adalah pola pikir yang berangkat dari variabel data yang bersifat umum, dalam hal ini teori hukum Islam tentang wali nikah kemudian diaplikasikan kepada variabel yang bersifat khusus, dalam hal ini adalah pandangan ulama NU.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dengan wali muhakkam terjadi karena calon suami istri terhalang menikah dengan landasan wali nasab enggan (‘adal), tetapi tidak mau berurusan dengan wali hakim dan ingin mengambil jalan mudah dalam melangsungkan pernikahan. Dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat pandangan ulama terkait pernikahan dengan wali muhakkam, ada yang menghukumi pernikahan ini tidak sah karena masih ada wali hakim yang berwenang, dan pernikahan demikian menimbulkan banyak kerugian terutama bagi istri karena ketiadaan kekuatan hukum (buku nikah), kesulitan dalam menuntut hak istri dan anak serta bagi anak karena akan kesulitan dalam mengurus akta kelahiran. Dan ada juga yang menghukumi pernikahannya sah dengan alasan keadaan darurat. Mengacu pada hasil penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang dapat dikemukakan oleh peneliti adalah seharusnya pasangan calon mempelai yang ingin menikah harus patuh dan taat dengan hukum Negara yang belaku, jangan melakukan pernikahan dengan menggunakan wali muhakkam yang mana status hukum keabsahan nikahnya masih belum jelas. Selain itu para pemuka agama harus berusaha untuk keluar dari melakukan hal-hal yang bersifat ikhtilaf (muhakkam) supaya perbuatannya tidak menjadi kontroversial dan sorotan, karena sudah ada ketentuan hukum yang mengatur masalah ini dalam perundangan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hakim, Muhammad Nurm.cokroabdillah@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hukum > Hukum Perdata Islam
Nikah > Wali Nikah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Hakim Muhammad Nur
Date Deposited: 14 Aug 2017 06:30
Last Modified: 14 Aug 2017 06:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19555

Actions (login required)

View Item View Item