ANALISIS HUKUM ISLAM TENTANG STATUS QABL AL-DUKHUL PERKARA CERAI TALAK DAN IMPLIKASINYA DI PENGADILAN AGAMA MALANG : STUDI PUTUSAN NOMOR: 1730/PDT.G/2013/PA.MLG

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zaka, Thoha Ahmad Aufaddin (2014) ANALISIS HUKUM ISLAM TENTANG STATUS QABL AL-DUKHUL PERKARA CERAI TALAK DAN IMPLIKASINYA DI PENGADILAN AGAMA MALANG : STUDI PUTUSAN NOMOR: 1730/PDT.G/2013/PA.MLG. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (740kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (453kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (111kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Analisis Hukum Islam Tentang Status Qabl al-Dukhul Perkara Cerai Talak Dan Implikasinya Di Pengadilan Agama Malang (Studi Putusan Nomor: 1730/Pdt.G/2013/PA.Mlg)” ini merupakan hasil penelitian normatif yang bertujuan menjawab pertanyaan tentang apa pertimbangan dan dasar hukum majelis hakim tentang status qabl al-Dukhul dalam putusan nomor 1730/Pdt.G/2013/PA.Mlg dan bagaimana kesesuaian pertimbangan dan dasar hukum hakim tentang status qabl al-Dukhul perkara cerai talak dan implikasinya terhadap talak dan ‘iddah dalam putusan tersebut menurut hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan teknik deduktif melalui studi dokumen dan wawancara. Pada analisis data menggunakan metode deskriptif analitis dan pola pikir induktif untuk menggambarkan secara sistematis segala fakta aktual yang dihadapi terlebih dahulu dan disusul pemaparan teori dalam hukum Islam, kemudian diambil kesimpulan.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa permohonan cerai talak perkara nomor 1730/Pdt.G/2013/PA.Mlg terjadi setelah pemohon dan termohon pernah melakukan hubungan suami istri, namun belum sampai masuknya penis (dhakar) ke dalam vagina (farj) dikarenakan suami impoten dan pernah dilakukan masturbasi oleh pemohon dengan cara memasukkan jari pemohon ke dalam vagina (farj) termohon. Pertimbangan dan dasar hukum majelis hakim memutus perkara tersebut bersatatus qabl al-Dukhul, dalam konpensi lebih menekankan adanya mani’ berupa kondisi suami yang impoten dalam menghukumi status qabl al-Dukhul. Sedangkan dalam rekonpensi lebih menekankan pada belum terjadi hubungan suami istri yang sesungguhnya (al-dukhul al-{aqiqi) dengan dasar hukum surat al-Ahzab ayat 49 dan konsep al-Dukhul Imam al-Shafi‘i dalam qaul jadid-nya. Meskipun menurut pendapat H{anafiyah dan Imam al-Shafi‘i dalam qaul qadim-nya berstatus ba’d al-Dukhul al-hukmi sehingga berimplikasi terhadap kewajiban menjalankan ‘iddah dan memberi nafkah ‘iddah. Tetapi, karena ada mani‘ berupa kondisi suami yang impoten, sehingga dalam perkara ini sama-sama tidak berimplikasi wajib ‘iddah. Adapun talak yang dijatuhkan termasuk talak la sunni wa la bid‘i dari segi waktu dijatuhkan dan termasuk talak ba’in sughra dilihat dari segi bisa dirujuk atau tidaknya, karena konsep al-Dukhul dalam talak hanya menggunakan konsep al-Dukhul al-haqi qi saja.
Sejalan dengan kesimpulan di atas disarankan, Pertama, bagi pada para hakim hendaknya lebih bijak dalam memutus perkara di tengah perbedaan pendapat para ulama mazhab sesuai perkara yang dihadapi. Kedua, Kepada masyarakat pencari keadilan hendaknya ketika berperkara di Pengadilan memahami perkara yang diajukan, sehingga bisa memaksimalkan hak-hak dan kewajiban-kewajibannya serta tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Arif Jamaluddin Malik
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zaka, Thoha Ahmad AufaddinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Talak
Keywords: Cerai; Talak; Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Apr 2015 10:56
Last Modified: 16 Apr 2015 10:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1943

Actions (login required)

View Item View Item