Dampak sakramen rekonsiliasi terhadap kehidupan keagamaan jemaat Gereja Katolik kelahiran Santa perawan Maria

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Maulidiyah, Hikmatul (2017) Dampak sakramen rekonsiliasi terhadap kehidupan keagamaan jemaat Gereja Katolik kelahiran Santa perawan Maria. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (520kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (681kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Sakramen rekonsiliasi merupakan sakramen yang diberikan kepada anggota Gereja sebagai berkat pengampunan dan kesembuhan dari Tuhan atas dosa-dosa berat atau ringan yang telah dilakukan. Dalam Agama Katolik mengajarkan bahwa seseorang akan diampuni dosanya jika ia mengakui dosanya kepada Tuhan dengan disaksikan oleh satu dari utusan-Nya, yaitu seorang pastor (Bapa Pengakuan) dengan benar-benar bertobat dari dosa yang telah diperbuatnya dan tidak mengulanginya kembali di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dampak dari sakramen rekonsiliasi terhadap kehidupan keagamaan jemaat Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria (KELSAPA). Untuk meneliti perubahan religiositas jemaat yang telah mengikuti sakramen rekonsiliasi, peneliti menggunakan teori psikoanalisis kepribadian dan kecemasan Freud. Menurut Freud, perilaku manusia dipengaruhi oleh tiga sistem, yaitu Id, Ego, dan Superego. Teori ini penting untuk membaca perubahan sikap jemaat yang melakukan sakramen rekonsiliasi, mulai dari sikap menyesal (penyesalan) setelah melakukan dosa, melakukan tobat, dan penyucian diri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan Pastor Kepala Paroki dan jemaat Gereja KELSAPA, observasi ritual sakramen rekonsiliasi dan kegiatan jemaat, dan dokumentasi yang berasal dari catatan, buku-buku, artikel-artikel dari jurnal online, foto dan dokumen gereja yang berhubungan dengan fokus penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa sakramen rekonsiliasi memberikan dampak positif bagi kehidupan keagamaan jemaat Gereja KELSAPA. Pertama, sakramen rekonsiliasi membuat jemaat lebih rajin ke Gereja dan lebih rajin berdoa. Kedua, sakramen rekonsiliasi dapat membantu jemaat untuk menata kembali hidupnya dan keadaan hatinya yang tidak teratur akibat perbuatan dosa. Di sisi lain, sakramen rekonsiliasi tidak memberikan dampak apapun atau tidak berpengaruh terhadap kehidupan keagamaan seorang jemaat yang telah melakukan sakramen rekonsiliasi. Dampak dari sakramen rekonsiliasi tergantung bagaimana peniten memahami dan memaknai sakramen rekonsiliasi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Maulidiyah, Hikmatulmaulidiyahfd@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Gereja
Uncontrolled Keywords: sakramen rekonsiliasi; kehidupan keagamaan; jemaat Gereja
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Maulidiyah Hikmatul
Date Deposited: 16 Aug 2017 03:00
Last Modified: 16 Aug 2017 03:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19307

Actions (login required)

View Item View Item