Pengorganisasian ibu - ibu jamaah Aisyiyah dalam pengentasan masyarakat dari belenggu rentenir di Kelurahan Kalijudan Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ramadhan, Syahrul (2017) Pengorganisasian ibu - ibu jamaah Aisyiyah dalam pengentasan masyarakat dari belenggu rentenir di Kelurahan Kalijudan Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (499kB) | Preview
[img] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (293kB)
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (299kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (499kB)
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (688kB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (364kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (379kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Bab 6.pdf

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
Bab 7.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Bab 8.pdf

Download (336kB)
[img]
Preview
Text
Bab 9.pdf

Download (298kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (310kB)

Abstract

SSkripsi ini membahas tentang pengorganisasian ibu – ibu jamaah Aisyiyah. Adapun fokus untuk riset dalam pemberdayaan ini adalah Ibu – ibu jamaah Aisyiyah Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, yang memiliki potensi dan asset yang dapat diberdayaan untuk mengatasi masalah yang ada. Dengan rumusan masalah yang pertama, apa faktor dan latar belakang problem keterbelengguan ibu – ibu jamaah Aisyiyah Kelurahan Kalijudan terhadap rentenir?. Kedua, bagaimana strategi pengorganisasian Ibu – ibu jamaah Aisyiyah Kelurahan Kalijudan dalam mengentaskan belenggu rentenir?. Tujuan dari pengorganisasian ini untuk memembebaskan ibu – ibu jamaah Aisyiyah terhadap belenggu rentenir. Penelitian untuk pemberdayaan ini, metode yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR). Pada dasarnya, PAR merupakan penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relevan (stakeholders) dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung (dimana pengamalan mereka sendiri sebagai persoalan) dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik. Hal yang mendasari dilakukannya PAR adalah kebutuhan kita untuk mendapatkan perubahan yang diinginkan. Peneliti ingin membangun kesadaran bersama ibu – ibu jamaah Aisyiyah agar bergerak bersama untuk terbebas dari belenggu rentenir. Faktor penyebab keterbelengguan ibu ibu jamaah Aisyiyah adalah pertama, tidak adanya lembaga yang bekerja sama untuk meminjami pinjaman modal usaha tanpa bunga, sehingga ibu – ibu jamaah Aisyiyah tidak mempunyai pilihan lain selain meminjam ke rentenir dengan bunga 20%/bulan. Kedua, tidak adanya kelompok usaha kecil menengah dan simpan pinjam di Aisyiyah untuk wadah pengembangan usaha ibu – ibu jamaah Aisyiyah. Dalam prosesnya fasilitator dan ibu – ibu jamaah Aisyiyah membentuk kelompok usaha kecil menengah “Pena Surya” untuk membangun kesadaran bersama dan melaksanakan program. Kelompok Pena Surya menjalin kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah dalam hal pinjaman modal usaha tanpa bunga ibu – ibu jamaah Aisyiyah. Hasil dari program kerja sama dengan Lazismu Kota Surabaya dan pembentukan kelompok Pena Surya ditandai dengan ibu – ibu jamah Aisyiyah tidak lagi meminjam uang ke rentenir.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ramadhan, Syahrulrulsyahyusuf@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah > Pengembangan Masyarakat
Riba
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Ramadhan Syahrul
Date Deposited: 10 Aug 2017 04:58
Last Modified: 10 Aug 2017 04:58
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19179

Actions (login required)

View Item View Item