Analisis penalaran matematis mahasiswa dalam melakukan pembuktian menggunakan induksi matematika ditinjau dari gaya berpikir model Gregorc

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Prasiska, Yunita Ayu (2017) Analisis penalaran matematis mahasiswa dalam melakukan pembuktian menggunakan induksi matematika ditinjau dari gaya berpikir model Gregorc. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (685kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (838kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (15MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (808kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (706kB) | Preview

Abstract

Penalaran matematis dapat digunakan untuk menentukan kebenaran suatu argumen matematika atau membangun suatu argumen matematika yang baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penalaran matematis mahasiswa dalam melakukan pembuktian menggunakan induksi matematika ditinjau dari gaya berpikir model Gregorc yaitu sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, dan acak abstrak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 8 mahasiswa pendidikan matematika semester 2 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes dan wawancara. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan indikator dari penalaran matematis. Hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini diperoleh bahwa penalaran matematis mahasiswa yang memiliki gaya berpikir sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, dan acak abstrak dalam melakukan pembuktian menggunakan induksi matematika yaitu berawal dari informasi yang memiliki pola untuk menghasilkan bentuk umum. Selanjutnya, menggunakan prinsip induksi matematis dan metode substitusi untuk membuktikan bentuk umum tersebut sehingga dapat diperoleh suatu pernyataan baru. Namun, untuk mahasiswa sekuensial abstrak melibatkan konsep kelipatan 5 dalam membuktikan P(k+1) benar sehingga dapat melakukan pembuktian induksi matematika dengan tepat. Berbeda dengan mahasiswa sekuensial konkret, acak konkret, dan acak abstrak yang mengalami kesalahan konsep pada saat membuktikan P(k+1) benar sehingga pembuktian yang dilakukan kurang tepat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Prasiska, Yunita Ayuyunitaayuprasiska46@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Matematika
Keywords: Model Gregorc
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Prasiska Yunita Ayu
Date Deposited: 10 Aug 2017 07:29
Last Modified: 10 Aug 2017 07:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19060

Actions (login required)

View Item View Item