Akulturasi Islam dan dudaya lokal : studi tentang akulturasi nilai-nilai Islam dalam tradisi merariq melalui pola komunikasi tokoh agama di Desa Padamara Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur-NTB

Ferdiansyah, Daeng Sani (2017) Akulturasi Islam dan dudaya lokal : studi tentang akulturasi nilai-nilai Islam dalam tradisi merariq melalui pola komunikasi tokoh agama di Desa Padamara Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur-NTB. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (123kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (441kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (5MB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (342kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (998kB)

Abstract

Akulturasi antara Islam dan budaya lokal dalam banyak hal yang menjadi perhatian khusus terutama dikalangan masyarakat muslim. Sinkretis antara dua entitas tersebut yang terakomodasi dalam kearifan lokal ketika dikontekstualisasikan yang tentu akan memuat makna-makna secara universal, sehingga masih diakui dan dijalani oleh kelompok masyarakat. Maka oleh karena itu, studi ini mengenai tradisi merariq masyarakat suku Sasak di Desa Padamara dengan muatan nilai-nilai Islam di dalamnya melalui pola komunikasi tokoh agama untuk mengakulturasi nilai-nilai Islam pada tradisi merariq untuk membentuk tatanan sosial yang berdasarkan ajaran Islam. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses akulturasi budaya Islam dalam tradisi merariq yang terjadi pada masyarakat di Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur-NTB ? dan bagaimana pola komunikasi tokoh agama dalam memasukkan nilai-nilai Islam pada tradisi merariq masyarakat di Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur-NTB ? Tujuannya untuk mengetahui proses akulturasi budaya Islam pada tradisi merariq dan pola komunikasi tokoh agama dalam memasukkan nilai-nilai Islam pada tradisi merariq.Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi komunikasi dengan jenis kualitatif. Teknik yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa proses akulturasi budaya Islam pada tradisi merariq melalui adanya pengaruh dari Hindu-Bali, adanya penghormatan kaum laki-laki terhadap kaum perempuan, sedangkan implementasi nilai-nilai Islam pada tradisi merariq melalui akidah, syari’at dan akhlak, sedangkan unsur-unsur Islam pada tradisi dari kedua mempelai yang menikah, wali nikah, saksi, akad nikah secara agama dan adat, dan mahar, dan sedangkan nilai-nilai Islam yang ada pada tradisi merariq antara lain perintah menikah, larangan berzina, sedekah, gotong royong, silaturrahim, memelihara martabat wanita, tanggung jawab suami, manusia sebagai khalifah dan membangun rasa kekeluargaan. Adapun pola komunikasi tokoh agama dalam memasukkan nilai-nilai Islam pada tradisi merariq menggunakan dua media yaitu budaya, organisasi pemuda dan masyarakat, sedangkan bentuk aktivitas tokoh agama dalam melakukan komunikasi melalui komunikasi secara interpersonal, publik dan organisasi, dan sedangkan aktivitas komunikasi pada tradisi merariq, yaitu situasi komunikatif, pristiwa komunikatif, tindakan komunikatif.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Hamidah, Lilik
Uncontrolled Keywords: Akulturasi Islam; Tradisi Merariq; Pola Komunikasi dan Tokoh Agama
Subjects: Budaya Islam
Komunikasi Islam > Komunikasi
Budaya
Divisions: Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Ferdiansyah Daeng Sani
Date Deposited: 09 Aug 2017 01:30
Last Modified: 09 Aug 2017 01:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18462

Actions (login required)

View Item View Item