Tinjauan hukum Islam terhadap pemberian wasiat dengan kadar lebih dari 1/3 harta peninggalan kepada anak angkat: studi kasus di Desa Kemudi Kecamatan Duduk Sampeyan Kabupaten Gresik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putri, Zunia Arizka (2017) Tinjauan hukum Islam terhadap pemberian wasiat dengan kadar lebih dari 1/3 harta peninggalan kepada anak angkat: studi kasus di Desa Kemudi Kecamatan Duduk Sampeyan Kabupaten Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (24MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (375kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (677kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (805kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil dari penelitian lapangan untuk mengetahui bagaimana kronologi kasuspemberian wasiat dengan kadar lebih dari 1/3 harta peninggalan kepada anak angkat di Desa Kemudi Kecamatan Duduk Sampeyan Kabupaten Gresik dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pemberian wasiat dengan kadar lebih dari 1/3 harta peninggalan kepada anak angkat di Desa Kemudi Kecamatan Duduk Sampeyan Kabupaten Gresik.Metode pengumpulan data yang digunakan skripsi ini adalah dengan cara wawancara dan pustaka, selanjutnya pengelolaan data menggunakan teknik editing dan organizing. Kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif verifikatif dengan menggunakan pola pikir deduktif.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: pertama, pemberian wasiat melebihi 1/3 harta peninggalan kepada anak angkat disebabkan oleh permintaan dari pihak ayah kandung kepada ibu angkatnya dengan tujuan supaya anak angkat bisa merawat orangtua angkatnya dengan baik, meskipun dalam hal ini ahli waris tidak menyetujuinya; kedua, pemberian wasiat tersebut tidak sesuai dengan ketentuan dalam al-Qur’an dan hadis begitu juga dengan pendapat ulama. Selain itu juga, tidak sesuai dengan pasal 195 ayat 2 KHI yang berbunyi: “Wasiat hanya dapat diperbolehkan sebanyak-banyaknya sepertiga harta warisan, kecuali apabila semua ahli waris menyetujuinya”. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka disarankan: pertama, bagi masyarakat Desa Kemudi, hendaknya lebih mengerti, memahami dan menjalankan hukum Islam tentang waris dan wasiat sebagaimana mestinya; kedua, bagi tokoh masyarakat, supaya membimbing dan mengayomi masyarakat dalam pelaksanaan hukum Islam, khususnya pada masalah wasiat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putri, Zunia Arizkariskayunia53@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Wasiat
Keywords: Pemberian wasiat; harta peninggalan; anak angkat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Putri Zunia Arizka
Date Deposited: 07 Aug 2017 04:21
Last Modified: 05 Oct 2017 03:41
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18352

Actions (login required)

View Item View Item