KONFLIK MASYARAKAT DENGAN PENGUSAHA PENGGALIAN SIRTU DI DUSUN WATUUMPAK DESA KEPUHPANDAK KECAMATAN KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO

Farikhin, Rizalul (2014) KONFLIK MASYARAKAT DENGAN PENGUSAHA PENGGALIAN SIRTU DI DUSUN WATUUMPAK DESA KEPUHPANDAK KECAMATAN KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (502kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (8kB) | Preview

Abstract

Ada dua rumusan masalah yang hendak dikaji dalam skripsi ini, yaitu: (1)Bagaimanabentuk konflik masyarakat Dusun Watuumpak dengan pengusaha penggalian sirtu di Dusun Watuumpak Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto? (2) Faktor yang melatarbelakangi terjadinya konflik Masyarakat Dusun Watuumpak dengan pengusaha penggalian sirtu di Dusun Watuumpak Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto?
Berdasarkan latar belakang masalah dan rumusan masalah, maka tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam skripsi ini adalah: (1) Ingin mengetahui bagaimana bentuk konflik masyarakat dengan pengusaha penggalian sirtu di Dusun Watuumpak Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. (2) Ingin mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya konflik masyarakat dengan pengusaha penggalian sirtu di Dusun Watuumpak Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih agar diperoleh data penelitian yang bersifat mendalam dan menyeluruh mengenaiKonflik Masyarakat Dengan Pengusaha Penggalian Sirtu di Dusun Watuumpak Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto.Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif dan dianalisis dengan teori konflik Dahrendrof.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Konflik yang terjadi antara masyarakat dengan pengusaha penggalian sirtu di Dusun Watuumpak berbentuk konflik fisik dan konflik non fisik, hal ini terlihat dengan adanya pertengkaran dan pengeroyokan, serta adanya intimidasi dan tidak keterbukaan aparat Desa pada warga Dusun yang menyebabkan warga Dusun memberontak. (2) Dan faktor yang melatar belakangi terjadinya konflik masyarakat dengan pengusaha penggalian sirtu di Dusun Watuumpak adalah pemerintah desa atau aparatur desa kurang tegas dalam menyikapi konflik yang terjadi antara warga Dusun dengan pengusaha penggalian sirtu sehingga konflik terjadi berlarut-larut, pengusaha penggalian sirtu kesepakatan dengan warga, dan kerusakan tanah yang terjadi akibat penggalian sirtu yang dilakukan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Muchammad Ismail
Uncontrolled Keywords: Konflik; Masyarakat; Pengusaha
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 04 Feb 2015 07:38
Last Modified: 04 Feb 2015 07:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/183

Actions (login required)

View Item View Item