KETERBUKAAN ANTAR PEMELUK AGAMA : MENGENALI WUJUD PRO EKSISTENSI PEMELUK AGAMA ISLAM TRADISIONAL DAN KRISTEN DI DUSUN KEPUH GUNUNG DESA WARUGUNUNG KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO

Layina, Hibatul (2014) KETERBUKAAN ANTAR PEMELUK AGAMA : MENGENALI WUJUD PRO EKSISTENSI PEMELUK AGAMA ISLAM TRADISIONAL DAN KRISTEN DI DUSUN KEPUH GUNUNG DESA WARUGUNUNG KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (733kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (546kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (58kB) | Preview

Abstract

Ada dua rumusan masalah yang hendak dikaji dalam skripsi ini, yaitu: (1) Bagaimana bentuk pro eksistensi masyarakat Islam tradisional pada pemeluk Kristen di Dusun Kepuhgunung DesaWarugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto? (2) Faktor apa saja yang membuat masyarakat Islam tradisional sangat terbuka pada pemeluk Kristen di Dusun Kepuhgunung Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto?
Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih agar diperoleh data penelitian yang bersifat mendalam dan menyeluruh mengenai keterbukaan masyarakat Islam tradisional pada pemeluk Kristen di Dusun Kepuhgunung Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif dan dianalisis dengan teori pertukaran sosial Peter M. Blau.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Keterbukaan masyarakat Islam Tradisional pada pemeluk Kristen sudah tercermin dalam kehidupan dan interaksi sehari-hari mereka. Pro-eksistensi tidak hanya terlihat dalam interaksi sosial warga berbeda agama, tetapi sudah terwujud dalam struktur organisasi atau kelembagaan yang ada di Dusun. (2) Dan faktor yang menjadikan masyarakat Islam tradisional sangat terbuka pada pemeluk Kristen adalah Islam di Dusun Kepuhgunung dapat berakomodasi dengan budaya lokal setempat, pemeluk Islam di Dusun Kepuhgunung adalah beraliran NU yang artinya ajarannya lebih lentur karena memahami Al qur’an secara kontekstual, tidak adanya kepentingan-kepentingan yang mengatasnamakan agama, dan penetrasi atau penyebaran agama Kristen di Dusun Kepuhgunung dilakukan dengan cara damai.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Muhammad Ilyas Rolis
Uncontrolled Keywords: Pro-eksistensi; Islam Tradisional
Subjects: Sosiologi > Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 04 Feb 2015 07:32
Last Modified: 04 Feb 2015 07:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/182

Actions (login required)

View Item View Item