Studi tentang kematian dan kehidupan sesudah mati dalam pandangan Buddha dan Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mahsusotin, Umi (1996) Studi tentang kematian dan kehidupan sesudah mati dalam pandangan Buddha dan Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (670kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (154kB) | Preview

Abstract

Kita ketahui di Indonesia terdapat lima agama yang diakui, antara lain Islam dan Buddha. Kedua agama ini mempercayai adanya akhir kehidupan atau kematian. Namun masing-masing agama mempunyai ajaran yang berbeda-beda dalam memberikan tuntunan hidup kepada umatnya. Begitu pula dalam masalah amal perbuatan dan ibadah. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana hakekat kehidupan manusia dalam pandangan agama Buddha dan Islam. Bagaimana kematian dalam pandangan Buddha dan Islam. Bagaimana pandangan Buddha dan Islam tentang kehidupan sesudah mati. Dimana letak persamaan dan perbedaan tentang kematian dan kehidupan sesudah mati dalam agama Buddha dan Islam. Pembahasan skripsi ini menggunakan metode pendekatan theologis , psikologis, deduksi postulasi da komparasi sehingga pada akhir penjelasan dapat disimpulkan bahwa dalam pandangan Buddha manusia yang lahir ke dunia harus berbuat kebaikan, mencegah nafsu agar kammanya bisa hilang. Sedang dalam pandangan Islam manusia adalah sebagai kholifah di muka bumi, yang harus mengamban amanat dari Allah. Pengertian kematian dalam pandangan Buddha dan Islam Berbeda. Dalam Buddha kematian berarti berakhirnya kehidupan organ tubuh manusia dengan hancurnya badan atau jasmani. Sedang dalam Islam kematian yaitu perpisahan antara roh dan jasad. Mengenai hakekat kematian antara agama Buddha dan Islam mempunyai pengertian yang sama. Pada hakekatnya kematian adalah proses perpindahan manusia dari alam yang satu kepada alam yang lain, tapi keduanya berbeda tentang pengertian alam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mahsusotin, Umi--UNSPECIFIED
Subjects: Kematian
Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Keywords: Kematian dan kehidupan sesudah mati; Buddha; Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 25 Jul 2017 06:57
Last Modified: 08 Dec 2017 15:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17721

Actions (login required)

View Item View Item