AL-ANASHIR AL-DAKHILIYYAH FI QISHSHAH MUSA ALAIH AL-SALAM WA FIR’AUN FI SURAT AL-A’RAF : DIRASAH ADABIYYAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Shofiyyah, Shofiyyah (2014) AL-ANASHIR AL-DAKHILIYYAH FI QISHSHAH MUSA ALAIH AL-SALAM WA FIR’AUN FI SURAT AL-A’RAF : DIRASAH ADABIYYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (480kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (461kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (227kB) | Preview

Abstract

Kisah nabi musa merupakan kisah nabi ke-6 yang di ceritakan dalam surat al-a’raf, yang di ceritakan dengan sangat detail melebihi cerita nabi lainnya di karenakan mu’jizat nabi musa sangat dahsyat melebihi mu’jizat nabi-nabi yang sebelumnya dan keadaan kaumya sangat rusak. di antara mu’jizat nya adalah terpancar cahaya dari tangannya, tongkat di jadikan ular dan membelah laut serta menutupnya kembali. fir’aun adalah seorang raja dholim di jaman nabi musa yang secara jelas di ceritakan dalam alquran perintah pada nabi musa untuk berdakwah padanya. Adapun kisah nabi musa menyerupai kisah nabi muhammad SAW. yang datang dengan membawa syari’at diniyah dan dunyawiyah. Dalam surat al-a’raf terdapat banyak kisah tentang perjalanan nabi musa ‘alaihi salam tapi dalam skripsi di sini penulis focus pada kisah nabi musa ‘alahi salam dan fir’aun.
Diantara unsur-unsur yang membentuk sebuah kisah yaitu unsur intrinsik , terdiri dari : tema, penokohan, latar, alur, ide, dan bahasa. Semua unsur tersebut sifatnya saling berhubungan sehingga membentuk kesatuan sebuah karya sastra. Pendekatan intristik inilah yang akan di gunakan penulis untuk menganalisis kisah dalam skripsi ini.
Adapun rumusan masalah yang di paparkan penulis dalam skripsi ini adalah perihal tentang penokohan, latar, alur, dan gaya bahasa yang terdapat dalam kisah musa dan fir’aun dalam surat al-a’raf .
Nabi musa ‘alaihi salam sebagai tokoh utama sekaligus tokoh protagonis berdakwah tentang agama tauhid yang di dukung oleh kaumnya (bani israil) terhadap fir’aun dan kaumnya (qibti) dan para pembesarnya. Fir’aun menentang nabi musa dengan mendatangkan penyihir dari segara penjuru tanah mesir yang di menangkan nabi musa ‘alaihi salam. Alurnya maju di mulai dengan di utusnya nabi musa ‘alaihi salam sebagai seorang rosul dengan berdakwah kepada fir’aun, pertarungan nabi musa dan para penyihir , kemudian Allah menurunkan berbagai macam adzab kepada fir’aun dan kaumnya seperti di serang dengan katak, darah , kutu, belalang dan angin topan. Sebelum akhirnya Allah menenggelamkan fir’aun dan kaumnya di laut. gaya bahasa yang di gunakan dalam pemaparan kisah ini adalah uslub balagoh dalam kriteria khobari.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Asep Abbas Abdullah
Creators:
CreatorsEmailNIM
Shofiyyah, ShofiyyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Arab
Keywords: Kisah Nabi; Al'araf
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Users 18 not found.
Date Deposited: 04 Feb 2015 04:24
Last Modified: 04 Feb 2015 04:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/175

Actions (login required)

View Item View Item