Akibat hukum atas kerugian Nota Barang Hilang (NBH) terhadap upah karyawan di Alfamart Ciliwung Surabaya dalam perspektif hukum Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Khasanah, Fitri Urifatul (2012) Akibat hukum atas kerugian Nota Barang Hilang (NBH) terhadap upah karyawan di Alfamart Ciliwung Surabaya dalam perspektif hukum Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (529kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (803kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (301kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: faktor- faktor apakah yang menyebabkan kerugian Nota Barang Hilang di Alfamart Ciliwung Surabaya dan bagaimanakah pemotongan upah akibat Nota Barang Hilang (NBH) yang terjadi di Alfamart Ciliwung Surabaya menurut perspektif Hukum Islam? Data penelitian yang dihimpun menggunakan metode interview dan observasi, kemudian dianalisis dengan deskriptif analisis yaitu menggambarkan data tentang praktik kerjasama pertanian melon yang dianalisis dengan bukum Islam untuk mengambil kesimpulan melalui pola pikir deduktif dengan konsep ujroh yang digunakan untuk mengemukakan fakta-fakta atau kenyataan dari hasil penelitian. Dari data yang diperoleh, pertama, faktor- faktor yang mempengaruhi adanya Nota Barang Hilang terjadi bukan hanya karena akibat ulah pihak luar akan tetapi dari karyawan sendiri juga menjadi penyebab banyak terjadinya Nota Barang Hilang sehingga upah yang karyawan terima mengalami pemotongan, kedua, upah yang telah dipotong akibat adanya NBH ini ternyata melebihi budget yang telah diberikan oleh perusahaan karena melebihi 10 % dari proxy yang telah ditentukan oleh perusahaan. Hasil penelitian menyatakan bahwa praktik pemotongan upah akibat adanya NBH ini sangat bertentangan dengan hukum Istam karena perusahaan melakukan ketidakjelasan dalam memberikan upah bagi karyawan yang seharusnya, bertentangan dengan hukum Islam karena kerugian hanya ditanggung oleh salah satu pihak saja yaitu pihak karyawan. Dan pihak karyawan diwajibkan untuk melakukan pelunasan akibat Nota Barang Hilang yang mereka tanggung melebihi batas yang telah ditentukan sehingga terjadi unsur penipuan dan ketidakjelasan. Sedangkan penipuan dan ketidakjelasan dalam pemberian upah dilarang oleh hukum Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Khasanah, Fitri Urifatul--UNSPECIFIED
Subjects: Upah Minimum
Uncontrolled Keywords: Kerugian Nota Barang Hilang; NBH; upah karyawan; Alfamart
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 06 Jun 2017 02:26
Last Modified: 08 Dec 2017 11:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17144

Actions (login required)

View Item View Item