Studi putusan Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun terhadap kasus pidana percobaan pembunuhan oleh ayah kandung dalam perspektif hukum Pidana Positif dan hukum Pidana Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mohamad, Sandi Pahlevin (2012) Studi putusan Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun terhadap kasus pidana percobaan pembunuhan oleh ayah kandung dalam perspektif hukum Pidana Positif dan hukum Pidana Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (659kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (584kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (568kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian kualitatif untuk menjawab pertanyaan: Bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun dalam kasus percobaan pembunuhan oleh ayah kandung, bagaimanakah sanksi hukum dalam kasus tersebut menurut hukum pidana positif dan bagaimanakah sanksi hukum kasus tersebut dalam perspektif hukum pidana Islam? Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dan jenis data yang dipergunakan adalah data primer dan sekunder sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan studi dokumen yakni mengkaji isi bahan hukum yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, artikel, observasi, wawancara dan sumber lain yang berkaitan dengan penulisan ini. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan Hakim dalam memutuskan kasus percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri tidak terlepas dari apa yang tersebut dalam dakwaan Penuntut Umum yang berbunyi bahwa terdakwah didakwah oleh Penuntut Umum dengan dakwaan melanggar ketentuan Pasal 338 jo. Pasal 53 ayat 1 KUHP, melanggar Pasal 44 ayat 2 UU No. 23 tahun 2004 dan Pasal 80 ayat 2 UU No. 23 tahun 2004 dengan memperhatikan bukti dan saksi di persidangan. Adapun sanksi yang diberikan dalam kasus tersebut menurut UU No. 23 tahun 2002 berbunyi, setiap orang yang melakukan kekejaman, kekerasan atau ancaman kekerasan, atau penganiayaan terhadap anak, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan atau denda paling banyak Rp 72,000,000,00. Dalam hal anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) Iuka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp l00,000,000,00. Dalam perspektif hukum pidana Islam tindak pidana tersebut diancam dengan hukuman Qzyas dan diyat, dikarenakan tindak pidana tersebut tergolong dalam tindak pidana penganiayaan yang disengaja (jarh al-amd).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mohamad, Sandi Pahlevin--UNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam > Pembunuhan
Uncontrolled Keywords: Percobaan pembunuhan; ayah kandung
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah Jinayah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Jun 2017 05:28
Last Modified: 08 Dec 2017 11:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17131

Actions (login required)

View Item View Item