Tradisi Tutup Playang dan persepsi terhadap aktivitas keagamaan masyarakat Nelayan di Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ukhib Shodiqotin, Ukhib Shodiqotin (1997) Tradisi Tutup Playang dan persepsi terhadap aktivitas keagamaan masyarakat Nelayan di Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (745kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (413kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (750kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (615kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (746kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (422kB) | Preview

Abstract

Tutup Playang merupakan salah satu bentuk acara yang amat meriah yang dilakukan oleh masyarakat Nelayan desa Blimbig. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan ucapan terimakasih kepada yang menguasai ikan dilaut. Dengan tradisi itu mereka berkeyakinan akan memudahkan mencari rezeki dan mendatangkan keselamatan serta terhindar dari bencana laut. Rumusan masalah penelitian ini adalah; 1. Motivasi apa yang mempengaruhi tradisi Tututp Playang. 2. Bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap Tutup Playang. 3. Bagaimana pemahaman masyarakat terhadap keagamaannya. Teknik analisa datanya menggunakan metode deduktif, metode induktif dan metode deskriptif. Kesimpulan dari penelitian iniadalah; 1. Motivasi diadakannya Tutup Playang adalah karena pada dasarnya masyarakat nelayan itu ingin supaya dirinya bisa selamat terhindar dari bahaya laut sehingga hasil yang akan diperoleh nanti membuahkan hasil.2. Masyarakat pesisir desa Blimbing adalah mayoritas berpenghasilan laut dan laut adalah sebagai ladangnya, masyarakat ini masihbanyak yang percaya pada kekuatan ghaib, tahayyul untuk dimintai pertolongan dalam usahanya di laut. 3. Kegemarn mencari dukun yang dianggap mampu membantu dalam berpenghasilan, semua itu akibat drai persepsi mereka terhadap agama masih minim, mungkin dalam hal ini disebabkan karena dalam beragama hanya ikut-ikutan, pokoknya semau hatinya bukan karena Allah semata. 4. Tinjauana geografi dan strategi bahwa daerah pesisir ini memungkinkan untuk berkembang aliran-aliran yang berbau mitos. 5. Dan ini jelas merupakan suatu hal yang bertentangan dengan syariát Islam, hal inipun sangat prihatin sekali sebab segala yang dilakukan masyarakat ini akan cenderung bersifat abadi dikarenakan banyak di dukung oleh watak dan sifat para pekerja laut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ukhib Shodiqotin, Ukhib ShodiqotinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Masyarakat
Perilaku
Adat
Keywords: tradisi Tutup Playang; aktifitas keagamaan; Nelayan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Jun 2017 02:21
Last Modified: 05 Jun 2017 02:21
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17123

Actions (login required)

View Item View Item