Praktik jual beli Tripang dalam perspektif Maslahah Mursalah: studi kasus di Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep

Syarif, Ahmad (2012) Praktik jual beli Tripang dalam perspektif Maslahah Mursalah: studi kasus di Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (664kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (929kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (433kB) | Preview
Official URL: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17114

Abstract

Bermuamalat dalam ajaran Islam sangatlah banyak dan tidak ada yang membatasinya selagi tidak bertentangan dengan hukum Islam, oleb karena itu muncul sebuah praktik jual beli Tripang di Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep yang di hasilkan oleb para nelayan Desa Brakas, hal ini selalu menimbulkan pertanyaan tentang cara menjualbelikan Tripang yang sebelumnya terjadi proses pengolahan terlebih dahulu. Masalah yang diangkat dalam pembahasan ini adalah Bagaimana motif dan proses pengolahan tripang sebelum diperjualbelikan di Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep? Bagaimana praktik jual beli tripang di Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep? Bagaimana perspektif Maslahah Mursalah terhadap jual beli tripang di Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep? Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan mengumpulkan data sumber primer dan sekunder serta menggunakan sampel penelitian dengan akhir pembahasan menyimpulkan diantaranya bahwa praktik jual beli tripang yang dilakukan oleh nelayan Desa Brakas merupakan praktik yang telah menjadi kebiasaan nelayan khususnya yang mencari tripang, praktik ini dilihat dari sisi akadnya dibolehkan oleh hukum Islam karena didalamnya terdapat khiyar, yang artinya pembeli dapat memilih dan membatalkan transaksinya selama tiga hari kedepan. Setelah itu khiyarnya tidak berguna lagi dikarenakan menurunkan kuwalitas tripang diketahui setelah 5-7 hari kedepan. Sedangkan dari sisi praktik penjualannya tidak dijelaskan apakah boleh atau tidak dalam bermuamalah, akan tetapi di jelaskan dalam etika bisnis, yang artinya dalam etika bisnis dijelaskan secara rinci bagaimana bertransaksi yang baik sehingga praktik penjualan tripang yang dilakukan oleh nelayan Desa Brakas dengan melakukan pengolahan tersebut tidak dibolehkan untuk diteruskan, dikarenakan dapat merugikan pembeli.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jual beli Tripang
Subjects: Jual Beli
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Jun 2017 06:56
Last Modified: 08 Dec 2017 10:28
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17114

Actions (login required)

View Item View Item