STRATEGI KONSELOR DALAM MENGEMBANGKAN KARIER SISWA DI SMA YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM TARBIYATUL AULAD SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Tanom, Moh. (2014) STRATEGI KONSELOR DALAM MENGEMBANGKAN KARIER SISWA DI SMA YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM TARBIYATUL AULAD SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Sekolah adalah tempat yang ideal dan sangat penting untuk perkembangan
yang sehat secara psikologis bagi siswa. Sekolah melatih siswa berinteraksi dengan
lingkungan sosial, menambah pengetahuan dan skill serta sebagai sarana
pendewasaan.
Di sekolah-sekolah saat ini, pada umumnya sudah tersedia layanan bimbingan
dan konseling, yang biasanya diasuh oleh guru dengan profesionalisme khusus.
Hanya saja, profesionalis seorang konselor di sekolah belum merata disetiap sekolah,
sehingga hasilnya pun belum maksimal. Khususnya pada sekolah menengah atas,
seharusnya sudah memiliki layanan bimbingan dan konseling karir, yang akan
membantu siswa memilih karirnya kedepan. Tentunya hal ini harus bekerja sama
dengan berbagai pihak, baik dari pihak konselor, sekolah, orang tua, ataupun
psikolog. Pengenalan dunia kerja pada masa sekolah menengah ini, akan menuntun
peserta didik memilih karir sesuai dengan kemampuan, minat dan bakatnya.
Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi yang didalamnya memuat
struktur kurikulum, telah mempertajam perlunya disusun dan dilaksanakannya program
pengembangan diri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap
peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri harus difasilitasi
dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga pendidikan yang dapat dilakukan dalam
bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan
pelayanan Bimbingan dan Konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi, kehidupan
sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
Layanan bimbingan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik baik
secara perorangan maupun kelompok, agar mandiri dan berkembang secara optimal, dalam
viii
bimbingan pribadi, sosial, belajar dan karir, melalui berbagai jenis pelayanan dan kegiatan
pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Layanan bimbingan dan konseling merupakan upaya proaktif dan sistemik dalam
memfasilitasi individu mencapai perkembangan yang optimal, pengembangan perilaku
efektif, pengembangan lingkungan perkembangan, dan peningkatan keberfungsian individu
dalam lingkungannya. Semua perilaku tersebut merupakan proses perkembangan yakni
proses interaksi antara individu dengan lingkungan. Pengampu bimbingan dan konseling
adalah guru bimbingan dan konseling atau konselor yang merupakan salah satu kualifikasi
pendidik.
Dengan adanya bimbingan karir atau pekerjaan peserta didik diharapkan dapat
memahami dirinya, memahami dunia kerjanya dan mengadakan penyesuaian dirinya
dengan lingkungan kerjanya, serta melalui penyusunan rencana dan pengambilan
keputusan secara tepat dan logis. Dan diharapkan dengan adanya bimbingan karir
atau pekerjaan di sekolah menjadikan suatu sarana peserta didik agar tepat sasaran
dalam memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, dan bakatnya.
Dalam penelitian deskriptif ini peneliti mengunakan metode observasi atau
pengamatan dan pencatatan terkait dengan fenomena-fenomena yang di selidiki, dan
berikutnya mengunakan metode interview atau wawancara yang dilakukan dengan cara
tanya jawab antara interviewer (penanya) dan interviewee (responden=penjawab), dan
metode berikutnya adalah dokumentasi atau mencari data mengenai hal-hal (variabel)
yang berupa catatan, transkip, buku dan sebagainya yang berkaitan dengan strategi konselor
dalam mengembangkan karir siswa di SMA Yapita Surabaya.
Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan
karier di SMA Yapita Surabaya serta mengetahui bagaimana strategi konselor dalam
mengembangkan karier siswa di SMA Yapita Surabaya,dan juga untuk mengetahui faktor
pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan bimbingan karir di SMA Yapita Surabaya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Hanun Asrohah
Creators:
CreatorsEmailNIM
Tanom, Moh.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bimbingan Konseling
Pendidikan
Uncontrolled Keywords: Strategi Mengembangkan; Karier Siswa; Konseling; Konselor
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 10 Apr 2015 08:54
Last Modified: 10 Apr 2015 08:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1706

Actions (login required)

View Item View Item