Studi perbandingan tentang ritus penguburan mayat menurut Hindu Dharma dan Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Shofiyawati Agustina, Evi Noer (1998) Studi perbandingan tentang ritus penguburan mayat menurut Hindu Dharma dan Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (606kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (906kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kepercayaan kepada adanya wujud rohani merupakan titik temu yang paling besar dari agama, disamping kepercayaan kepada Tuhan. Terlepas dari factor-faktor yang menyebabkan adanya ritus penguburan mayat dalam kehidupan beragama sebagai dasar segala kepercayaan yang sifatnya sam’iyat dan mendasari adanya ritus penguburan tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimanakah ritus penguburan mayat menurut agama Hindu Dharma dan Agama Islam. 2. Bagaimanakah persamaan dan perbedaan pandangan antara agama Hindu Dharma dan Agama Islam tentang ritus penguburan mayat dalam kajian filosofis. Penelitian ini bersifat literer dengan menggunakan metode deskriptif juga metode komparatif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah; 1. Ritus penguburan mayat dalam agama Hindu Dharma dimulai dengan memandikan mayat yang dilanjutkan dengan menggulingatau membungkus mayat dengan kain putih, kemudian mayat diabenkan (namun bila belum dapat melaksanakan upacara ngaben, mayat terlebih dahulu di pendhem atau dikubur) dan yang terakhir dilaksanakan upacara mamukur. Sedang ritus penguburan mayat dalam agama Islam dimulai dengan memandikan mayat yang dilanjutkan dengan memandikan mayat yang dilanjutkan dengan mengkafani dengan kain putih kemudian menshalatkan jenazah dan yang terakhir menguburkan jenazah. 2. Ritus penguburan mayat dalam agama Hindu Dharma dan Islam mempunyai titik pangkal yang sama, yakni kepercayaan kepada adanya kehidupan akhirat kehidupan sesudah mati. Institusionalisasi dari konsep-konsep kepercayaan terhadap kehidupan sesudah mati. Institusionalisasi dari konsep-konsep kepercayaan terhadap kehidupan sesudah mati tersebut di antaranya dalam bentuk ritus penguburan mayat

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Shofiyawati Agustina, Evi NoerUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Agama > Hindu
Islam > Kepercayaan, Aliran
Uncontrolled Keywords: ritus penguburan mayat; Hindu Dharma; Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 17 May 2017 04:42
Last Modified: 17 May 2017 04:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16948

Actions (login required)

View Item View Item