Nilai-nilai hadis tentang lailatul qadar dalam Sunan Abi Dawud

Shofwan Ms, Ach. Shofwan (1989) Nilai-nilai hadis tentang lailatul qadar dalam Sunan Abi Dawud. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (545kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (498kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (390kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (279kB) | Preview

Abstract

Hadis yang bersumber dari Rasulullah SAW merupakan pedoman pokok yang harus dipegang teguh setelah al-Qurán, disamping juga sebagai penjelas dari Al-Qurán. Ada enam kitab besar yang terkenal dan sering disebut dengan istilah “Khutubus Sittah”. Di dalam kutubussittah itu sunan Abu Dawud menduduki urutan yang pertama diantara kitab sunan yang empat, atau merupakan kitab pokok yang ketiga setelah shahih Bukhary dan shahih Muslim. Kitab ini merupakan salah satu kitab pokok yang banyak dipegangi oleh para ulama dalam menetapkan suatu hukum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimanakah nilai atau kwalitas hadis-hadis dalam Sunan Abu Dawud tentang lailatulqadar baik ditinjau dari segi sanad maupun matan hadis. 2. Bagaimanakah kehujjahan dan dalalah hadis-hadis dalam Sunan Abi Dawud tentang lailatulqadar. Jenis penelitian ini adalah Library Research dan metode analisa datanya menggunakan metode analisa kwalitatif yang bersifat induktif, deduktif dan komperatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Dari sepuluh hadits tentang lailatulqadar dalam Sunan Abu Dawud diatas yang munqathii’sanadnya sebanyak enam hadits yaitu hadits ke I, II, III, VI, IX dan X, sedang yang muttshil sanadnya sebanyak empat hadits yaitu: hadits ke IV, V, VII dan VIII. 2. Berdasarkan penilaian dari penelitian terhadap keadaan sanad, para perowi maupun matan hadits hadits tersebut maka nilanya adalah sebagai berikut; hadits I, II,III, VI, IX dan X nilainya adalah hasan lighoirihi, hadits ke IV, V, VII dan VIII nilainya adalah shahih. 3. Mengenal dalalah hadits hadits diatas secara garis besarnya menyatakan bahwa malam lailatulqadar itu jatuh pada sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan, khususnya malam yang ganjil. Dan haits hadits diatas dapat dijadikan sebagai hujjah untuk diamalkan karena tidak bertentangan dengan nash nash yang lebih rajih

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: nilai hadits; lailatul qadar; Sunan Abi Dawud
Subjects: Hadis
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 08 May 2017 01:45
Last Modified: 08 May 2017 01:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/16816

Actions (login required)

View Item View Item