PENDIDIKAN ISLAM INTEGRATIF: STUDI ANALISIS KURIKULUM DI TARBIYATUL MU’ALLIMAT AL-ISLAMIYAH PONDOK PESANTREN WALI SONGO NGABAR PONOROGO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Susanty, Ary (2014) PENDIDIKAN ISLAM INTEGRATIF: STUDI ANALISIS KURIKULUM DI TARBIYATUL MU’ALLIMAT AL-ISLAMIYAH PONDOK PESANTREN WALI SONGO NGABAR PONOROGO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

Dalam karya ilmiah skripsi dengan judul tersebut penulis melakukan penelitian ke Tarbiyatul Mua’llimat Al-Islamiyah Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar yang berada di Desa Ngabar kecamatan Siman kabupaten Ponorogo. Dalam penelitian ini peneliti mendeskripsikan adanya integrasi kurikulum Nasional (Departemen Agama) dan kurikulum lokal pesantren yang diterapkan di lembaga pendidikan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptifkualitatif yang sifatnya berkelanjutan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan beberapa hasil penelitian yang terkait dengan adanya integrasi kurikulum nasional dan dan lokal pesanten tersebut. Hasil penelitian tersebut di antaranya adalah sebagai berikut: Pertama, pada dasarnya, kurikulum yang diterapkan di Tarbiyatul Mua’llimat Al- Islamiyah Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar menggabungkan dua kurikulum,
yakni kurikulum nasional dan kurikulum lokal (rumusan Pondok Pesantren). Dan bentuk integrasi kurikulum tersebut yang menonjol ditemukan pada: (1) pada mata pelajaran yang disampaikan dimana antara dua kurikulum (nasional dan lokal)
tersebut bersifat saling mendukung dan menguatkan; dan (2) pada metode pembelajarannya, yakni menggabungkan tiga model atau metode, yaitu: ceramah, demonstrasi dan dialog. Dan kedua, hasil daripada penerapan integrasi kurikulum
nasional dan kurikulum lokal pesantren yang diterapkan di Tarbiyatul Mua’llimat Al- Islamiyah Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar cukup baik dan menunjang terhadap realisasi tujuan pendidikan nasional maupun tujuan pendidikan pondok pesantren.
Dari hasil penelitian yang dipaparkan di atas maka saran kepada semua civitas akademika di Tarbiyatul Mu’allimat Al-Islamiyah Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar khususnya Direktur TMt-I untuk memperbaiki kurikulum serta terus
meningkatkan kwalitas guru di Tarbiyatul Mu’allimat Al-Islamiyah karena sebagian guru belum mumpuni untuk mengajar dan belum sesuai dengan konsentrasi ilmu yang sudah dipelajari dan untuk memaksimalkan perpaduan kurikulum tersebut agar menjadi sebuah terobosan yang sangat maksimal hasilnnya mampu mencetak generasi bangsa yang profesional, cerdas emosional dan spritual serta teknologi sehingga pendidikan indoensia lebih maju dalam bingkai rahmatallilalamin.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: M. Mustofa
Creators:
CreatorsEmailNIM
Susanty, AryUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Kurikulum
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Islam Integratif; Kurikulum
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Apr 2015 02:00
Last Modified: 09 Apr 2015 02:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1651

Actions (login required)

View Item View Item