PENERAPAN MODEL BELAJAR TUNTAS MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGHITUNG LUAS BANGUN PERSEGI PADA KELAS III MI AL MUAWWANAH CANDI SIDOARJO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rahmawati, Lilla Sukriyah (2014) PENERAPAN MODEL BELAJAR TUNTAS MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGHITUNG LUAS BANGUN PERSEGI PADA KELAS III MI AL MUAWWANAH CANDI SIDOARJO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menghitung luas bangun persegi pada kelas III di MI Al Muawwanah Candi Sidoarjo. Maka perlu diterapkan model pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan menghitung luas bangun persegi yaitu model Belajar Tuntas (Mastery Learning). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana penerapan Model Belajar Tuntas (Mastery Learning) terkait materi menghitung luas bangun persegi di kelas III MI. Al Muawwanah Candi Sidoarjo, (2) mengetahui peningkatan keterampilan siswa dalam menghitung luas bangun persegi setelah menggunakan Model Belajar Tuntas (Mastery Learning) di kelas III MI Al Muawwanah Candi Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, model PTK yang digunakan yaitu model Kurt Lewin, di mana dalam satu siklus terdiri dari empat tahapan, meliputi: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan tes tulis yang penilaiannya terdiri dari tes kecepatan (Speed test) dan tes kemampuan (Power Test) . Adapun data diperoleh lalu dianalisis secara deskriptif dan dianalisis dengan menggunakan rumus nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar.
Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1). Penerapan model Belajar Tuntas (Mastery Learning) berjalan dengan baik melalui perbaikan-perbaikan pada setiap siklus. Dalam PBM dapat dilihat aktivitas guru yang mengalami peningkatan dari persentase 75% pada siklus I menjadi 91,6% pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa mengalami peningkatan dari persentase 59,3% pada siklus I menjadi 90,6% pada siklus II, (2). Keterampilan siswa kelas III dalam menghitung luas bangun persegi pada mata pelajaran Matematika di MI Al Muawwanah Candi Sidoarjo meningkat dari rata-rata nilai perolehan siswa dari pra siklus 45,58 menjadi 56,9 di siklus I yang secara klasikal belum tuntas dan belum memenuhi KKM 75, kemudian menjadi 77 di siklus II yang secara klasikal sudah tuntas. Begitu pula dengan ketuntasan belajar siswa dari 0% di pra siklus menjadi 11,1% di siklus I dan untuk siklus II 77,7% dengan kategori tuntas. Dengan demikian, penerapan model belajar tuntas (Mastery Learning) ternyata dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menghitung luas persegi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Bahri Musthofa
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rahmawati, Lilla SukriyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Metode
Uncontrolled Keywords: Model Belajar Tuntas (Mastery Learning); Keterampilan Menghitung
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 08 Apr 2015 09:18
Last Modified: 08 Apr 2015 09:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1626

Actions (login required)

View Item View Item