Implementasi amar ma’ruf nahi munkar perspektif Muhammad Abduh dan Bisri Mustofa : tinjauan komparatif dalam tafsir Al Manar dan tafsir Al Ibriz

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rizekiyah, Nayla (2017) Implementasi amar ma’ruf nahi munkar perspektif Muhammad Abduh dan Bisri Mustofa : tinjauan komparatif dalam tafsir Al Manar dan tafsir Al Ibriz. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (546kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (397kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (597kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (673kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (251kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan penafsiran amar ma’ruf nahi munkar menurut Muhammad Abduh dan Bisri Mustofa guna mencari titik persamaan dan perbedaan. Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bersifat kepustakaan (library researching) dan metode komparatif yaitu membandingkan teks ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki kesamaan atau kemiripin redaksi yang beragam dalam satu kasus yang sama atau yang diduga sama, membandingkan ayat-ayat al-Qur’an dengan hadis Nabi yang pada lainnya antara keduanya bertentangan, juga membandingkan berbagai pendapat ulama tafsir dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan amar ma’ruf nahi munkar. Dari penelitian ini, dapat ditemukan hasil rumusan masalah sebagai berikut: Muhammad Abduh berpendapat bahwa: pertama, kewajiban amar ma’ruf nahi munkar adalah hanya untuk sebagian orang yang memiliki kemampuan khusus. Kedua, sebaik-baik umat yang diciptakan Allah SWT adalah mereka yang mau melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar dan beriman pada Allah SWT. Sedangkan Bisri Mustofa berpendapat bahwa: pertama, kewajiban amar ma’ruf nahi munkar adalah untuk semua orang, karena dengan ber-amar ma’ruf nahi munkar, dapat mendatangkan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Kedua, yang dimaksud dengan sebaik-baik umat adalah bagi mereka yang beriman pada Allah SWT. Menurut Muhammad Abduh dan Bisri Mustofa, yang dimaksud dengan al-khair adalah agama Islam. Sebab Islam adalah agama Allah yang dipenuhi dengan petunjuk dan cahaya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rizekiyah, Naylanaylarizekiyah120494@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah

Agama
Tafsir
Keywords: Amar ma’ruf nahi munkar; Muhammad Abduh; Bisri Mustofa; tafsir Al Manar; tafsir Al Ibriz
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Rizekiyah Nayla
Date Deposited: 09 Mar 2017 04:46
Last Modified: 21 Feb 2019 04:31
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15884

Actions (login required)

View Item View Item